Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengarusutumaan Gender dalam Pemerintah Daerah: Studi Naratif tentang Aktor Wanita dalam Partisipasi Wawasan Kebangsaan Putri, Nabila Listyadharma; Yudha, Teza; Rizki, Mochamad Faizal
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 3.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesetaraan gender dapat dipahami sebagai situasi di mana laki laki dan Wanita mempunyai perlakuan yang sama di semua bidang kehidupan. Salah satu staretgi dalam mencapai kesetaraan gender adalah pengarusutumaan gender. Penelitian ini bermaksud untuk mengeksplorasi bagaimana pengarusutumaan gender dalam pemerintah daerah melalui pengalaman partsipan terkait partisipasi aktor Wanita dalam program pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis studi berdasarkan cerita pengalaman partisipan yang kemudian menghasilkan data dalam bentuk naratif, Adapun penelitian ini dilakukan berdasarkan teori partisipasi yang dikemukan Cohen dan Uphoff (1980) yang meliputi empat indikator yakni partisipasi dalam pengambilan keputusan partisipasi dalam implementasi, manfaat partisipasi dan partisipasi dalam evaluasi. Teori partisipasi ini menjadi landasan untuk menggali pengalaman partisipan terkait partisipasi aktor Wanita dalam mewujudkan pengarusutumaan gender. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa pemerintah daerah telah mampu memberikan ruang kepada aktor Wanita untuk memberikan partisipasi nya seperti memberikan wewenang aktor Wanita untuk ikut serta dalam hal pengambilan keputusan serta memberikan kesempatan kepada aktor Wanita untuk berpartisipasi langsung dalam pelaksanaan program pemerintah.
Penanganan Gelandangan Dan Pengemis: Studi Naratif Dengan Photovoice Sanis Faradilla, Sandita; Yudha, Teza; Faizal Rizki, Moch.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelandangan dan pengemis bukan hanya sekadar kurangnya tempat tinggal, namun juga hilangnya keluarga, komunitas dan rasa memiliki hingga terbatasnya akses ke layanan kesehatan dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplore pandangan Gelandangan dan Pengemis mengenai penangan oleh Pemerintah dengan menggunakan studi Photovoice. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian Photovoice. Melalui metode Photovoice dan diskusi dengan metode SHOWeD, mampu mengungkap pikiran, perasaan, dan pengalaman gelandangan dan pengemis di dalam panti sosial terkait dengan upaya yang dilakukan Pemerintah dalam penanganan gelandangan dan pengemis. Hasil penelitian yang ditemukan adalah penampungan sosial yang menjadi tempat menangani gelandangan dan pengemis ini memberikan berbagai perlakuan kepada mereka yang menjadi warga binaan dengan baik, mulai dari diberikannya layanan jasa, kesehatan yang memuaskan, hingga dukungan psikologis. Panti sosial ini juga melakukan pendayagunaan potensi para warga binaan guna meningkatkan kesehatan mental dan fisik mereka.
Implementation of Karawang City Government Communication to the Community Regarding the Tangkar Application Nariswari, Qinthara Malta; Yudha, Teza; Ramdani, Rachmat
Journal of Government Science Studies Vol 5 No 1 (2026): April 2026: On-Process
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66254/jgssvol5issue1page149-162

Abstract

This study aims to analyze the implementation of communication by the Karawang City Government in utilizing the TANGKAR application as an e-government–based public complaint system. The research employs a qualitative approach using in-depth interviews, observation, and documentation involving ten informants, consisting of officials from the Department of Communication and Informatics (Diskominfo), sub-district and village administrators, and members of the public who use the application. The findings indicate that government communication in the socialization and management of the TANGKAR application has been conducted through various digital channels; however, it still faces challenges related to message consistency, public digital literacy, and inter-agency responsiveness. The novelty of this study lies in positioning strategic communication as the primary variable in analyzing the effectiveness of a digital public complaint system, rather than focusing solely on the technical or policy aspects of e-government implementation. Therefore, this study provides a conceptual contribution by expanding the discourse on local-level e-government through a strategic communication perspective, while also offering empirical recommendations to strengthen public participation and improve the quality of digital-based public services.