Sulistiyarini
Universitas An Nuur

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH MOBILISASI POST SECTIO CAESAREA (SC) TERHADAP LAMANYA PENYEMBUHAN LUKA DI RUANG DAHLIA  dr.RADEN SOEDJATI PURWODADI, GROBOGAN Sulistiyarini; Sutiyono
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 2 No 01 (2017): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Mobilisasi merupakan faktor yang menonjol dalam mempercepat pemulihan pasca bedah dan dapat mencegah komplikasi, serta diharapkan ibu nifas dapat menjadi lebih sehat dan lebih kuat, selain juga dapat melancarkan pengeluaran lochea, membantu proses penyembuhan luka akibat proses persalinan, mempercepat involusi alat kandungan, melancarkan fungsi alat gastrointestinal, alat perkemihan serta meningkatkan kelancaran peredaran darah sehingga mempercepat fungsi air susu ibu (ASI) juga dapat mempercepat pengeluaran sisa metabolisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mobilisasi post Sectio Caesarea (SC) terhadap lamanya penyembuhan luka. Metode: Penelitian ini termasuk jenis penelitian pre-experiment dengan rancangan One-Short Case Study yang hanya mengukur hasil dari suatu independent, pengambilan 28 sampel dengan purposive sampling pada pasien post SC di Ruang Dahlia RSUD dr. Raden Soedjati Purwodadi. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi mobilisasi dan lembar observasi lama penyembuhan luka. Analisa data yang digunakan adalah uji One Sampel Ttest. Hasil - Hasil uji One Sampel t-Test (Uji satu sampel) pada 28 responden yang melakukan mobilisasi didapatkan p value (0,000) < α (0,05). Dari data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya Ada Pengaruh Mobilisasi Post SC Terhadap Lamanya Penyembuhan Luka di Ruang Dahlia RSUD dr. Raden Soedjati PurwodadiGrobogan. Simpulan, - Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa luka post SC lebih cepat sembuh dengan melakukan mobilisasi post SC secara bertahap dan dimulai antara 6-12 jam pasca operasi. 
HUBUNGAN PERILAKU IBU TENTANG PERAWATAN GIGI ANAK DENGAN KEJADIAN CARIES GIGI SISWA KELAS II DI SDN GADILUWIH  DESA NGADILUWIH KECAMATAN NGASEM  KABUPATEN GROBOGAN Dwi Tristiningdyah; Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 2 No 01 (2017): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perilaku ibu menentukan kesehatan gigi anaknya. Tingginya angka prevalensi kejadian karies gigi siswa kelas II SDN Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro tetapi para ibu menganggap karies gigi pada anaknya merupakan hal yang biasa sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian apakah ada Hubungan perilaku ibu tentang perawatan gigi anak dengan kejadian karies gigi siswa SD kelas II SDN Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku ibu tentang perawatan gigi anak dengan kejadian karies gigi siswa kelas II SDN Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Metode: Desain penelitian Korelasional dengan pendekatan Crossectional. Populasi siswa kelas II dan seluruh ibunya di SDN Ngadiluwih Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Sampel 27 ibu dan 27 anak dengan Total Sampling. Variabel independent adalah perilaku ibu tentang perawatan gigi anak yang dikumpulkan dengan kuesioner, sedangkan  variabel dependent adalah  kejadian karies siswa kelas II dikumpulkan dengan lembar observasi. Analisa menggunakan uji Lambda melalui program SPSS versi 16 dengan α= 0,05. Hasil: Hasil penelitian didapatkan perilaku ibu tentang perawatan gigi anak menunjukkan memiliki perilaku kurang sebanyak 15 responden (55,6%), sedangkan yang mengalami karies gigi siswa kelas II terdapat 16 (59,3%) responden. Hasil uji statistik Lambda menunjukkan nilai ρ = 0,010 artinya Ha diterima dan r = 0,727 artinya ada hubungan yang kuat antara perilaku ibu tentang perawatan gigi anak dengan kejadian karies gigi siswa kelas II di SDN  Ngadiluwih Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Kesimpulan: Ada hubungan perilaku ibu tentang perawatan gigi anak dengan kejadian karies gigi siswa SD kelas II SDN Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK MOZART TERHADAP PENURUNAN NYERI RINGAN SAMPAI SEDANG PADA PASIEN POST OPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM PERMATA BUNDA PURWODADI Sulistiyarini; Nurulistyawan Tri Purnanto
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6 No 01 (2021): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Latar Belakang: Nyeri merupakan salah satu keluhan tersering pada pasien setelah mengalami suatu tindakan pembedahan. Pembedahan merupakan suatu peristiwa yang bersifat bifasik terhadap tubuh manusia yang berimplikasi pada pengelolaan nyeri. Lama waktu pemulihan pasien post operasi normalnya terjadi hanya dalam satu sampai dua jam. Manajemen nyeri merupakan salah satu cara yang digunakan dibidang kesehatan untuk mengatasi nyeri yang dialami oleh pasien. Secara garis besar ada dua manajemen untuk mengatasi nyeri yaitu manajemen farmakologi dan manajemen non farmakologi. Metode non farmakologis salah satunya adalah Terapi Musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik mozart terhadap penurunan nyeri ringan sampai sedang pada pasien post operasi di rumah sakit umum permata bunda purwodadi. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan pendekatan Non Equivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental sampling dan didapatkan 46 responden. Hasil: Berdasarkan hasil analisa data 1) tingkat nyeri responden sebelum pemberian terapi musik Mozart, sebagian besar responden yang mengalami nyeri ringan sebesar 91,3%, 2) tingkat nyeri responden setelah pemberian terapi musik Mozart, sebagian besar responden yang mengalami nyeri ringan sebesar 76,1%. Hasil analisa data menggunakan Uji Wilcoxon bahwa nilai Z (6,008) dan nilai p value (0,00) < a (0,05).   Kesimpulan: Berdasarkan hasil Uji Wilcoxon disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi musik mozart terhadap penurunan nyeri ringan sampai sedang pada pasien post operasi di rumah sakit umum permata bunda purwodadi.  
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG METODE RICE  PADA ANKLE SPRAIN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU  REMAJA LAKI-LAKI DI PURWODADI Bunga Permata sakti; Nurulistyawan Tri Purnanto; Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6 No 01 (2021): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Ankle sprain merupakan cedera paling umum yang terjadi di Sekolah Menengah Atas selama kegiatan olah raga. Dampak yang ditimbulkan adalah nyeri sendi dan kelemahan berjangka panjang. Pertolongan pertama pada ankle sprain adalah dengan menggunakan metode RICE (Rest, Ice, Compression and Elevation). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMK Negeri 2 Purwodadi Kabupaten Grobogan terhadap 15 remaja laki-laki kelas X, hanya satu yang berpengetahuan sedang, selebihnya remaja belum tahu pelaksanaan metode RICE pada ankle sprain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh pendidikan kesehatan tentang metode RICE pada ankle sprain terhadap pengetahuan dan perilaku remaja laki-laki di Purwodadi.  Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain pra-experiment dengan pendekatan One Group Pre-test Post-test Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probability Sampling dan di dapatkan 30 responden.  Hasil: Analisis uji Wilcoxon diperoleh hasil nilai mean pra-test pengetahuan adalah 15,67 dan mengalami peningkatan ketika dilakukan post-test pengetahuan sebesar 62,50. Didapatkan hasil untuk nilai mean pra-test perilaku adalah 66,33 dan mengalami peningkatan ketika dilakukan post-test perilaku sebesar 86,47. Hasil hipotesa dikedua hasil uji yaitu prapost-test pengetahuan dan perilaku yaitu p value 0,000 < α (0,05).   Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang metode RICE pada ankle sprain terhadap pengetahuan dan perilaku remaja laki-laki di Purwodadi.  
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN KASUS BERAT BADAN GIZI KURANG DENGAN FOKUS INTERVENSI DALAM PEMBERIAN MODISCO  DI KELURAHAN DANYANG PURWODADI Meri Mardiana; Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6 No 02 (2021): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar  Belakang; Angka kejadian kekurangan gizi di dunia masih tinggi, kejadian kekurangan gizi pada anak usia dibawah 5 tahun di dunia didapatkan lebih dari 200 juta anak (22%) terjadi kegagalan dalam tumbuh kembang. Sedangkan di Indonesia prevalensi balita yang mengalami masalah gizi 17,7%. Prevalensi masalah gizi tersebut terdiri dari gizi buruk adalah 3,9% dan gizi kurang13,8% (Lutfiasari et al., 2020). Tujuan; Memberikan Asuhan Keperawatan pada An.T dengan Berat Badan Gizi Kurang dengan Fokus Intervensi dalam Pemberian Modisco di Kelurahan Danyang Purwodadi Grobogan. Metodologi; Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu khusunya An.T yang mengalami gizi kurang. Hasil; Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan program pemberian susu modisco selama 1 minggu penelitian, sebanyak 3x sehari dengan 1 botol 120 ml habis maka, An.T mengalami peningkatan berat badan dari Pemeriksaan awal 7,2 kg menjadi 7,4 kg pemeriksaan akhir. Kesimpulan; Adanya pengaruh efektivitas program pemberian modisco untuk membantu meningkatkan berat badan An.T dengan gizi kurang menjadi meningkat.
PERLINDUNGAN HUKUM PADA PASIEN DALAM PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN OLEH PERAWAT DI RUMAH SAKIT PANTI RAHAYU YAKKUM Christina Nur Widayati; Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6 No 02 (2021): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang; Fasilitas kesehatan melakukan pelayanan kesehatan berdasarkan dengan mengutamakan keselamatan pasien. pelaksanaan Keselamatan Pasien perlu sekali adanya dukungan dan kerjasama seluruh bagian dirumah sakit, terutama peran perawat sangat penting. Oleh karena itu seorang perawat dalam memberikan asuhan kepada pasien harus sesuai dengan kode etik, standar profesi, standar pelayanan keperawatan, dan standard prosedur operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perlindungan Hukum pada Pasien dalam Pelaksanaan Keselamatan Pasien oleh Perawat di Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi. Metode; Penelitian dilakukan pendekatan yuridis sosiologis, spesifikasi penelitian dalam tesis ini adalah termasuk diskriptif analitik. Cara  pengumpulan data yang digunakan dengan mencari bahan pustaka dari berbagai literatur dan mendapatkan langsung ke lapangan. Pengambilan sample dengan purposive sampling. Hasil;. Rumah sakit Panti Rahayu dalam pelaksanaan keselamatan pasien sudah mengacu pada perundang-undangan yang ada, serta peraturan interna Rumah sakit yang mengatur pelaksanaan keselamatan pasien. Dalam pelaksanaan keselamatan pasien diawali dengan dibentuknya Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit (TKPRS). Pelaksanaan Keselamatan Pasien meliputi, Membangun tim termasuk komunikasi dan budaya tim, Pelaporan insiden sudah berjalan dan dilakukan oleh perawat, sudah dilaksanakan desinfektan lingkungan setiap hari untuk meminimalisir terjadinya kontaminasi, Penyediaan perawatan pasien untuk pasien terkonfirmasi covid-19. Kesimpulan; Berdasarkan hasil penelitian bahwa Perlindungan Hukum pada pasien dalam Pelaksanan Keselamatan Pasien sudah sesuai dan sudah dilakukan dengan baik. Dibuktikan di Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi Peraturan yang mengatur tentang Pelaksanaan keselamatan pasien sudah ada, dan sudah di sosialisasikan. Pelaksanaan keselamatan pasien oleh perawat sebagian besar sudah dilakukan dengan baik. Akan tetapi di karenakan masa pandemi covid-19 pelaksanaannya belum bisa terpenuhi secara maksimal.
PENDAYAGUNAAN PERAWAT SEBAGAI TENAGA KESEHATAN  DI PUSKESMAS DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN UPAYA PERBAIKAN        GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS PURWODADI II Sulistiyarini; Christina Nur Widayati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6 No 02 (2021): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang; Pendayagunaan perawat sebagai tenaga kesehatan sangat esensial di masyarakat pedesaan, karena salah satu tugas perawat adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada balita.  Metode; Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis. Pengumpulan data dengan data primer dan sekunder dengan metode wawancara dari beberapa narasumber dan responden, serta studi kepustakaan dan dokumen-dokumen yang berkaitan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif analitik.  Hasil; Pemerintah Kabupaten Grobogan hingga saat ini belum menerbitkan pengaturan secara khusus terkait pendayagunaan perawat dalam pelaksanaan upaya perbaikan gizi. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Grobogan tetap mendasarkan pada produk hukum dasar yang telah diterbitkan oleh Peraturan Daerah Kabupaten Grobogan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pelayanan Kesehatan Ibu, Bayi dan Anak di Bawah Lima Tahun. Tenaga kesehatan pada Puskesmas Purwodadi II, mengalami beberapa hambatan dalam pelaksanaan upaya perbaikan gizi pada balita, antara lain; kurangnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) khususnya anggaran gizi, kurangnya tenaga perawat dan gizi, fasilitas kesehatan yang belum memadai dan kondisi jalan yang masih berbatuan.