Febriana Tri Kusumawati
Universitas An Nuur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND STRESS LEVELS WITH THE MENSTRUAL CYCLE IN ADOLESCENTS Fitriani; Yesita Ragil K; Febriana Tri Kusumawati; Jayanti Dwi Puspitasari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 11 No 01 (2026): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Menstrual cycles should occur every month with intervals of 21-35 days for each cycle. Irregularities in the menstrual cycle can indicate problems with the hormonal and metabolic systems. Several factors influence this cycle variation, including stress. Stress levels and nutritional status also play a role in disrupting the menstrual cycle. Methods: This study employed a descriptive correlational approach with a cross-sectional design. The sample used in this study consisted of 88 individuals, divided into 44 subjects for nutritional status analysis and 44 subjects for stress levels. Data processing was performed automatically using SPSS software, performing univariate and bivariate analyses, and the statistical test used was the Chi-square test. Results: The univariate analysis showed that 60% of respondents experienced mild stress and 67.4% exhibited an irregular menstrual cycle. The univariate analysis also showed that 60% of respondents suffered from malnutrition and 67.4% experienced an abnormal menstrual cycle. The first bivariate analysis showed a p-value of 0.000, indicating a relationship between stress levels and menstrual cycles. The second bivariate analysis showed a p-value of 0.000, indicating a relationship between nutritional status and menstrual cycles. Conclusion: This study concluded that there is a relationship between nutritional status and stress levels and menstrual cycles in female students, with a p-value of 0.001.
HUBUNGAN PENERAPAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK PERTIWI 2 TODANAN KECAMATAN TODANAN KABUPATEN BLORA Anita Lufianti; Fitriani; Sumiati; Febriana Tri Kusumawati
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Keluarga merupakan lingkungan pertama di mana seorang anak berinteraksi secara intensif. Interaksi dalam keluarga, termasuk komunikasi verbal maupun nonverbal dapat membentuk pemahaman anak tentang emosi. Komunikasi dalam keluarga memiliki peran penting dalam perkembangan emosi anak. pola komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dapat membantu anak belajar menanggapi orang lain, mengenal diri, dan mengelola emosinya.   Metodologi; Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional dengan pendekatan korelasi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang ditunjukan kepada orang tua untuk memperoleh data pola komunikasi keluarga dan perkembangan emosi anak. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling dan didapatkan 35 responden.   Hasil; Berdasarkan analisis uji spearman rank diperoleh nilai signifikansi atau sig. (2- tailed) sebesar 0,001, karena nilai sig. (2-tailed) 0,001 < 0,005, maka Ho ditolak sehingga Ha diterima. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pola komunikasi keluarga dengan perkembangan emosional pada anak TK Pertiwi 2 Todanan.   Kesimpulan; Dari hasil penelitian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan penerapan pola komunikasi keluarga dengan perkembangan emosi anak usia prasekolah di TK Pertiwi 2 Todanan.