Anita Lufianti
Universitas An Nuur

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEANDALAN DAN CEPAT TANGGAP PERAWAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUANG TERATAI RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK Anita Lufianti; Christina Nur Widayati; Miyarti Miyarti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.212

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan kesehatan yang baik adalah memberikan pelayanan yang efektif, aman, dan berkualitas tinggi kepada mereka yang membutuhkannya dengan didukung oleh sumber daya yang memadai, jika ditemukan pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien dibawah 95% maka dianggap pelayanan kesehatan yang diberikan belum memenuhi standar minimal atau belum maksimal. Hasil survey kepuasan pasien yang dilakukan di RSUD Sunan Kalijaga Demak angka kepuasan pasien masih dibawah 95%. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan hubungan antara keandalan dan cepat tanggap perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak.Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 88 responden.Hasil : Hasil chi square menunjukkan ada hubungan antara keandalan, cepat tanggap, dan empati perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak (p = 0,001; dan p = 0,029).Simpulan : Variabel keandalan perawat mempunyai nilai hubungan tertinggi terhadap kepuasan pasien di ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak dibandingkan dengan variablel cepat tanggap  Kata kunci; Keandalan, Cepat Tanggap, Kepuasan Pasien
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI DAN PEMBERIAN MP-ASI DENGAN KEJADIAN STUNTING DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANGHARJO Anita Lufianti; Rahmawati Rahmawati; Erba Meilita Sari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 2 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i2.252

Abstract

Latar Belakang: Gizi merupakan bagian penting dalam pertumbuhan dan perkembangan, karena terdapat keterkaitan dan berhubungan dengan kesehatan dan kecerdasan. Anak stunting merupakan hasil kronis gizi buruk dan kondisi lingkungan yang buruk. Kondisi stunting pada anak dapat dicegah dengan cara meningkatkan status gizi ibunya pada masa remaja dan wanita subur, pemberian makanan bayi dan anak yang tepat, serta meningkatkan akses air bersih dan sanitasi yang memadai, imunisasi dan pengobatan untuk penyakit manula. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana hubungan riwayat pemberian ASI dan pemberian MP-ASI dengan kejadian Stunting di wilayah kerja Puskesmas Tawangharjo.Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan jenis korelasi dan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini anak-anak yang mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Tawangharjo sejumlah 38 anak eknik pengambilan sampel probability sampling dengan jenis total sampling.Hasil :  Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI dengan kejadian stunting dengan nilai p value 0.033. Dan  tidak  terdapat hubungan antara riwayat pemberian MP ASI dengan kejadian stunting dengan nilai p value 0.107Kesimpulan : hubungan riwayat pemberian ASI dan Riwayat pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting. Kata Kunci : ASI, MP ASI, Stunting
Correlation between Nurse Motivation and the Quality of Nursing Care Documentation Anita Lufianti; Keristiyani Keristiyani
Genius Journal Vol. 4 No. 2 (2023): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v4i2.302

Abstract

Introduction: Nursing documentation is evidence of nurses' recording and reporting in providing accurate and complete written health services. Documenting nursing care is quite important. However, there are still many incomplete nursing care documentations written by nurses. The factor that encourages nurses to carry out nursing documentation is the nurse's motivation and supported by rewards from the hospital as appreciation for the nurse's performance. Objective: The purpose of this study was determine the Correlation between Nurse Motivation and the Quality of Nursing Care Documentation. Method: This research is a quantitative study with a correlation study and a cross sectional design. The sampling technique used was random sampling with 66 respondents at RSUD Dr. R. Soedjati Somodiarjo Purwodadi. The data were analyzed by using the chi-square statistical test (X2) and a correlation strength test was carried out using Spearman's (r). Results: Based on the chi-square statistical test (X2), the p value is 0.000. As the results show <0.05, it means that Ha is accepted and Ho is rejected. Then a correlation strength test carried out by using Spearman’s (r) reveals a correlation coefficient or r = 0.086, indicating that there is a strong positive correlation between nurses’ motivation and the quality of nursing care process documentation at RSUD Dr. R. Soedjati Somodiarjo Purwodadi. Conclusion: The results of the study indicate that there is a positive correlation between nurses’ motivation and the quality of the nursing care process documentation at RSUD Dr. R. Soedjati Somodiarjo Purwodadi.
HUBUNGAN ANTARA KEANDALAN DAN CEPAT TANGGAP PERAWAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUANG TERATAI RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK Anita Lufianti; Christina Nur Widayati; Miyarti Miyarti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.212

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan kesehatan yang baik adalah memberikan pelayanan yang efektif, aman, dan berkualitas tinggi kepada mereka yang membutuhkannya dengan didukung oleh sumber daya yang memadai, jika ditemukan pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien dibawah 95% maka dianggap pelayanan kesehatan yang diberikan belum memenuhi standar minimal atau belum maksimal. Hasil survey kepuasan pasien yang dilakukan di RSUD Sunan Kalijaga Demak angka kepuasan pasien masih dibawah 95%. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan hubungan antara keandalan dan cepat tanggap perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak.Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 88 responden.Hasil : Hasil chi square menunjukkan ada hubungan antara keandalan, cepat tanggap, dan empati perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak (p = 0,001; dan p = 0,029).Simpulan : Variabel keandalan perawat mempunyai nilai hubungan tertinggi terhadap kepuasan pasien di ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak dibandingkan dengan variablel cepat tanggap  Kata kunci; Keandalan, Cepat Tanggap, Kepuasan Pasien
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI DAN PEMBERIAN MP-ASI DENGAN KEJADIAN STUNTING DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANGHARJO Anita Lufianti; Rahmawati Rahmawati; Erba Meilita Sari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 2 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i2.252

Abstract

Latar Belakang: Gizi merupakan bagian penting dalam pertumbuhan dan perkembangan, karena terdapat keterkaitan dan berhubungan dengan kesehatan dan kecerdasan. Anak stunting merupakan hasil kronis gizi buruk dan kondisi lingkungan yang buruk. Kondisi stunting pada anak dapat dicegah dengan cara meningkatkan status gizi ibunya pada masa remaja dan wanita subur, pemberian makanan bayi dan anak yang tepat, serta meningkatkan akses air bersih dan sanitasi yang memadai, imunisasi dan pengobatan untuk penyakit manula. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana hubungan riwayat pemberian ASI dan pemberian MP-ASI dengan kejadian Stunting di wilayah kerja Puskesmas Tawangharjo.Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan jenis korelasi dan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini anak-anak yang mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Tawangharjo sejumlah 38 anak eknik pengambilan sampel probability sampling dengan jenis total sampling.Hasil :  Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI dengan kejadian stunting dengan nilai p value 0.033. Dan  tidak  terdapat hubungan antara riwayat pemberian MP ASI dengan kejadian stunting dengan nilai p value 0.107Kesimpulan : hubungan riwayat pemberian ASI dan Riwayat pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting. Kata Kunci : ASI, MP ASI, Stunting
EDUKASI ANTI BULLIYING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA DI SD NEGERI 1 MANGGARWETAN KECAMATAN GODONG Mika Agustiana; Christina Nur Widayati; Fatchulloh; Leli Rezky Dwi Oktavia; Anita Lufianti; Yuwanti; Rahmawati; Yesita Ragil Kusumaningrum; Fitriani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 6 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/jpkm.v6i01.92

Abstract

Background: Bullying among children often involves repeated aggressive behavior by an individual or group against others perceived as weak and unable to defend themselves. Using force to verbally hurt a person or group of people, or to demean others, can have significant impacts on the victim, ranging from physical harm to difficulty interacting with others socially. Purpose: This community service activity aims to raise awareness about anti-bullying behavior in elementary schools, its negative effects, and the importance of tolerance among children. Method: This community service activity was implemented using counseling methods through lectures, discussions, and role-playing simulations to provide a realistic picture and effective ways to prevent bullying among elementary school students. Results: This activity resulted in increased participant understanding of the impact of bullying and simple, effective steps to prevent it. Conclusion: The community service activities that have been carried out have contributed to creating a safer elementary school atmosphere for children and supporting their mental well-being.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN ISPA NON PNEUMONIA PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOROH I Ary Rahmaningsih; Anita Lufianti
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 1 No 02 (2016): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Latar Belakang, ISPA merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di negara berkembang dan negara maju. Hal ini disebabkan karena masih tingginya angka kesakitan dan angka kematian karena ISPA terutama pada bayi dan balita. Usia Balita adalah kelompok yang paling rentan dengan infeksi saluran pernapasan. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kekambuhan pada balita. Pengetahuan dan sikap mengenai kesehatan akan berpengaruh terhadap perilaku sebagai hasil jangka panjang dari pendidikan kesehatan hal itu dikarenakan dari pengetahuan dan sikap itulah akan tercipta upaya pencegahan kekambuhan yang dilakukan orang tua terhadap anaknya. Tujuan, Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua dengan upaya pencegahan kekambuhan ISPA non pneumonia pada anak usia 1-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Toroh I.   Metode, Jenis penelitian ini Deskriptif Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sample menggunakan teknik Accidental Sampling, dengan jumlah sampel penelitian 48 responden, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Untuk melihat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat menggunakan uji korelasi uji Spearman Rho.   Hasil, Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sebanyak 54,2% responden mempunyai pengetahuan cukup, 52,1% sikap cukup, 52,1 % upaya pencegahan kekambuhan baik. Hasil uji bivariat membuktikan bahwa pengetahuan berhubungan dengan upaya pencegahan kekambuhan ISPA (p=0.000), sikap berhubungan dengan upaya pencegahan kekambuhan ISPA (p=0.022). Simpulan, Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap orang tua dengan upaya pencegahan kekambuhan ISPA pada anak usia 1 – 5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Toroh I.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI PADA  BALITA USIA 24 – 59 BULAN DI DESA MENDURAN KABUPATEN GROBOGAN Anita Lufianti; Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6 No 02 (2021): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan balita dipengaruhi oleh gizi, karena terdapat keterkaitan dan berhubungan dengan kesehatan dan kecerdasan. Menurut pemantauan gizi 2017 terdapat 18 balita sangat pendek dan pendek Stunting 91 balita, hasil kasus stunting dari Puskesmas Brati balita usia 24-59 bulan didesa Menduran adalah stunting paling tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi stunting adalah pengetahuan orang tua tentang gizi. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang gizi pada balita usia 24 – 59 bulan di Desa Menduran Kabupaten Grobogan. Metodologi : Penelitian dilakukan menggunakan desain penelitian Kuantitatif, metode Korelasi (hubungan/asosiasi) dengan pendekatan Cross Sectional Study. Dengan sampel 35 responden, alat pengumpulan data menggunakan pengisian Kuesioner dengan teknik purposive sampling.  Hasil : Responden yang memiliki pengetahuan tentang gizi dengan kategori kurang sebanyak 20 responden (57,1%), kategori sedang sebanyak 11 responden (31,4%) dan kategori baik sebanyak 4 responden (11,4%). Simpulan : Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Menduran Kabupaten Grobogan.
EDUKASI PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) DAN PENYALURAN AIR BERSIH BAGI MASYARAKAT DESA TEMON GROBOGAN Yuwanti; Anita Lufianti; Fitriani; Rahmawati; Yesita Ragil K; Christina Nur Widayati; Mika Agustina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/jpkm.v3i2.45

Abstract

 Background: Clean and healthy living behavior is a collection of behaviors that are practiced on the basis of awareness as a result of accepted learning and make individuals, families, groups or communities able to help themselves. Behavior in society can be influenced by various things, including knowledge and attitudes. Purpose: this community service aims to provide PHBS (Clean and Healthy Living Behavior) education and Water Distribution for the people of Temon Grobogan village. Method: This community service uses lecture and discussion methods   Results: The results of this community service are known that there is an increase in public knowledge about PHBS before and after education.   Conclusion: PHBS education (clean and healthy living behavior) can increase public knowledge.  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN STUNTING MELALUI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL Festy Mahanani M; Indah Rahayu; Maylia; Wahyu Riniasih; Anita Lufianti; Anggita Septyani Permatasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/jpkm.v4i1.50

Abstract

Background:. Stunting is a condition of failure to grow and develop in babies (0-11 months) and toddlers (12-59 months) who experience chronic malnutrition, especially in the first 1000 days of life, which can be characterized by height that is not appropriate for their age (Arnita et al., 2020 in Panigoro 2020). Stunting is one of the nutritional problems in children globally, and around 161 million children under five in the world are stunted, of which half of the number of stunted children live in the Asian region (Valeriani et al. 2022). Children who experience stunting can be characterized by the height or length of the child being less than -2 SD based on the Z-Score table (Damanik et al., 2021 in Panigoro 2020).Method: Activities are carried out by providing empowerment to the community to be active in local food processing in the context of stunting prevalenceResults: Providing community empowerment related to local food processing can improve children's nutrition in Ngrandah village and the community has added value to local potential advantagesConclusion: From these efforts, we chose to carry out a stunting management program by using local food with a source of vegetable protein in the form of processed tempeh. We chose this because it was considered more affordable and could be practiced by mothers of toddlers, the preparation was in the form of tempeh nuggets. The choice of this program was because from the data we obtained there were still many children experiencing stunting. The first activity we carried out was to survey several hamlets in Ngrandah Village and collaborate with the Village Midwife in searching for data which was also assisted by Posyandu cadres and local food security was maintained.