Selada Romaine (Lactuca sativa var. longifolia) merupakan sayuran yang rentan mengalami kerusakan pasca panen sehingga memerlukan penanganan yang tepat untuk mempertahankan kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh variasi ketebalan plastik Polypropylene (PP) terhadap kualitas selada romaine selama penyimpanan suhu rendah dan menentukan ketebalan plastik PP terbaik sebagai bahan pengemas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yaitu P0 (kontrol tanpa kemasan), P1 (plastik PP 0,02 mm), P2 (plastik PP 0,03 mm), P3 (plastik PP 0,04 mm), dan P4 (plastik PP 0,05 mm). Parameter yang diamati meliputi susut bobot, perubahan warna, tekstur, dan uji organoleptik (tingkat kesegaran). Data hasil penelitian akan dianalisis dengan melakukan uji sidik ragam atau uji anova. Apabila hasil uji sidik ragam atau hasil uji anova menyatakan perlakuan berpengaruh nyata terhadap selada romaine selama masa penyimpanan, maka analisis data akan dilanjutkan pada tahap uji lanjut yaitu dengan melakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemasan menggunakan plastik PP berpengaruh nyata dalam mengurangi susut bobot pada hari ke-6 dan ke-9, dengan kontrol mengalami susut bobot tertinggi (26,07%). Perlakuan P4 menunjukkan stabilitas warna terbaik dan konsistensi tingkat kesegaran tertinggi (3,64) dibandingkan kontrol (1,44). Pada parameter tekstur, perlakuan S1 dan S4 memberikan stabilitas terbaik dalam mempertahankan tekstur selada romaine. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan plastik PP memberian pengaruh positif dalam mempertahankan kualitas selada romaine selama penyimpanan dan plastik dengan ketebalan maksimal (0,05 mm) merupakan pilihan terbaik untuk mempertahankan kualitas selada romaine selama penyimpanan 12 hari pada suhu rendah.