Ida Bagus Putu Gunadnya
Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Variasi Ketebalan Kemasan Plastik Polypropylene terhadap Kualitas Selada Romaine (Lactuca sativa var. Longifolia) Selama Proses Penyimpanan Suhu Rendah Sultan Volda Martua Haloho; Ida Bagus Putu Gunadnya; I Wayan Tika; I Gusti Ngurah Apriadi Aviantara
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 14 No 1 (2026): Inpress
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p14

Abstract

Selada Romaine (Lactuca sativa var. longifolia) merupakan sayuran yang rentan mengalami kerusakan pasca panen sehingga memerlukan penanganan yang tepat untuk mempertahankan kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh variasi ketebalan plastik Polypropylene (PP) terhadap kualitas selada romaine selama penyimpanan suhu rendah dan menentukan ketebalan plastik PP terbaik sebagai bahan pengemas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yaitu P0 (kontrol tanpa kemasan), P1 (plastik PP 0,02 mm), P2 (plastik PP 0,03 mm), P3 (plastik PP 0,04 mm), dan P4 (plastik PP 0,05 mm). Parameter yang diamati meliputi susut bobot, perubahan warna, tekstur, dan uji organoleptik (tingkat kesegaran). Data hasil penelitian akan dianalisis dengan melakukan uji sidik ragam atau uji anova. Apabila hasil uji sidik ragam atau hasil uji anova menyatakan perlakuan berpengaruh nyata terhadap selada romaine selama masa penyimpanan, maka analisis data akan dilanjutkan pada tahap uji lanjut yaitu dengan melakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemasan menggunakan plastik PP berpengaruh nyata dalam mengurangi susut bobot pada hari ke-6 dan ke-9, dengan kontrol mengalami susut bobot tertinggi (26,07%). Perlakuan P4 menunjukkan stabilitas warna terbaik dan konsistensi tingkat kesegaran tertinggi (3,64) dibandingkan kontrol (1,44). Pada parameter tekstur, perlakuan S1 dan S4 memberikan stabilitas terbaik dalam mempertahankan tekstur selada romaine. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan plastik PP memberian pengaruh positif dalam mempertahankan kualitas selada romaine selama penyimpanan dan plastik dengan ketebalan maksimal (0,05 mm) merupakan pilihan terbaik untuk mempertahankan kualitas selada romaine selama penyimpanan 12 hari pada suhu rendah.
Kinerja Kotak Berpendingin Thermoelektrik TEC1-12710 dengan Beban Pendinginan Buah Jeruk Siam Citrus nobilis Mikhail Akmal Mumtaz; Ida Bagus Putu Gunadnya; I Gusti Ketut Arya Arthawan; Ida Ayu Rina Pratiwi Pudja
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 14 No 1 (2026): Inpress
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p20

Abstract

Kotak pendingin thermoelektrik merupakan salah satu alternatif sistem pendinginan ramah lingkungan yang mampu menggantikan sistem pendinginan konvensional berbasis kompresi uap. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kinerja kotak berpendingin thermoelektrik tipe TEC1-12710 dengan mengalirkan air mengunakan sistem waterblock untuk mendinginkan sisi panas nya, dalam menurunkan suhu buah jeruk siam (Citrus nobilis) sebagai beban pendinginan. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu variasi beban pendinginan (1 kg, 2 kg, dan 3 kg) dan lama penyimpanan (20, 40, dan 60 menit), yang masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi suhu buah jeruk, suhu lingkungan, suhu udara dalam kotak pendingin, tegangan, arus DC, daya DC, dan nilai Coefficient of performance (COP). Dari hasil pengujian diperoleh perlakuan tidak berpengaruh nyata (p > 0,05) terhadap kinerja sistem pendingin. Nilai Coefficient of performance tertinggi dari perlakuan beban pendinginan berturut-turut 0,66; 0,62; dan 1,17 untuk beban pendinginan 1, 2, dan 3 kg. Sementara perlakuan berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap suhu pusat buah jeruk siam, suhu buah paling rendah yang dihasilkan kotak pendingin berturut-turut yaitu 24,6oC; 25,7 oC; dan 26,33 oC untuk beban pendinginan 1, 2, dan 3 kg. Uji BNT menunjukkan suhu buah terendah yang berbeda nyata (p < 0,05) dengan perlakuan lainnya diperoleh dari perlakuan beban pendinginan 1 kg dengan lama penyimpanan 1 jam dengan nilai 24,6oC.
Pengaruh Ketebalan Plastik Polietilen Densitas Rendah Sebagai Bahan Kemasan Terhadap Mutu Selada Merah Selama Penyimpanan Suhu Rendah I Putu Adi Dharmadiaksa Putra; Ida Bagus Putu Gunadnya; I Gusti Ketut Arya Artawan; Mentari Kinasih
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 14 No 1 (2026): Inpress
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p15

Abstract

Selada merah merupakan sayuran daun yang kaya serat dan nutrisi, namun sangat mudah rusak selama penyimpanan. Maka dari itu diperlukan metode penangan pascapanen yang efektif untuk mempertahankan mutu selama penyimpanan sayur selada merah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketebalan plastik LDPE terhadap mutu selada merah selama penyimpanan suhu rendah serta mengetahui pada ketebalan berapakah plastik LDPE dapat mempertahankan mutu selada merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan ketebalan plastik LDPE: tanpa kemasan (kontrol), 0,2 mm, 0,3 mm, 0,4 mm, dan 0,5 mm. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, tekstur, warna (ΔE dan chroma), serta uji organoleptik kesegaran. Hasil penelitian menunjukkan penegmasan dengan ketebalan plastik berpengaruh nyata (p < 0,05)  bahwa perlakuan S3 (0,4 mm) dan S4 (0,5 mm) paling efektif dalam menekan susut bobot, masing-masing mencapai hanya 4,79% dan 3,04% pada hari ke-12, jauh lebih rendah dibanding kontrol yang mencapai 55,22%. Nilai tekstur tertinggi pada hari ke-6 tercatat pada S3 sebesar 140,94 N, sedangkan nilai organoleptik kesegaran terbaik juga diperoleh pada S3 (4,31). Meskipun perbedaan yang signifikan secara statistik tidak muncul pada seluruh parameter, terdapat indikasi bahwa peningkatan ketebalan plastik LDPE berperan dalam memperlambat penurunan kualitas fisik dan sensori. Berdasarkan hasil tersebut penggunaan plastik LDPE dengan ketebalan 0,4–0,5 mm sangat berpengaruh terhadap mutu sayur selada merah serta dapat menjadi strategi pengemasan yang optimal untuk memperpanjang umur simpan dan menjaga mutu selada merah selama penyimpanan suhu rendah hingga 12 hari.