Farsida Farsida
Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Lahan Apotek Hidup sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat pada Pasca Pandemi Covid Farsida Farsida; Fanny Septiani Farhan; Lailan Safina Nasution; Rahma Ayu Larasati; Risky Akaputra; Ihsanil Husna; Fadhilah Aisyah; Ayu Farah Syifa
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.1.1.34-39

Abstract

Pasca pandemi di Indonesia menjadi alarm bagi individu dan lingkungan sekitar untuk memperkuat protokol kesehatan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan budidaya tanaman obat. Adapun keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari kegiatan masyarakat untuk mencoba menjalankan membudidayakan tanaman dengan lahan terbatas yang dimilikinya. Metode yang digunakan melalui sosialisasi dan praktikum kesehatan lingkungan bekerjasama dengan Aisyiyah Cabang Pondok Gede Bekasi. Peserta berjumlah 27 orang berasal dari masyarakat yang berada disekitar klinik Aisyiyah di kampung Pamahan. Penyelenggaraan sosialisasi berjalan dengan baik dan mendapat respon hangat dari masyarakat. Hasil yang telah dicapai berupa peningkatan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami dengan apotek hidup.
Skrining Sarkopenia pada Masyarakat Lanjut Usia di Desa Kudukeras, Cirebon, Tahun 2023 Lailan Safina Nasution; Tri Ariguntar Wikaningtyas; Tri Wahyuni; Farsida Farsida; Ahmad Muchlis; Fanny Septiani Farhan; Rahmini Shabariah; Rayhana Rayhana; Sugiarto Sugiarto; Febi Sukma; Siti Nurhasiah Jamil; Nurfadhilah Nurfadhilah; Nanda Safira
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.1.25-32

Abstract

Lansia rentan mengalami kerapuhan dan sarkopenia, dan mereka sering kali memiliki beberapa penyakit penyerta, termasuk demensia. Sarkopenia ditandai dengan penurunan fungsi fisik atau hilangnya massa dan kekuatan otot. Ciri utama kelemahan fisik adalah sarkopenia. Evaluasi status fungsional, seperti skrining sarkopenia pada lansia untuk identifikasi penyakit secara dini, dapat menghindari penurunan kekuatan, kualitas, dan kuantitas otot pada lansia. Lima item yang termasuk dalam skrining adalah berat badan, tinggi lutut, lingkar betis, kekuatan genggaman tangan, dan tes duduk-berdiri di kursi sebanyak lima kali. Skrining sarkopenia dilakukan terhadap 69 orang di Desa Kudukeras, Kabupaten Cirebon, Indonesia pada hari Minggu, 5 November 2023, di pesantren Al-Fathonah. Dari seluruh peserta, 62 (89,85%) adalah pra-lansia dan lansia dengan 42 (67,74%) memiliki kekuatan genggaman yang rendah dan 37 (59,67%) memiliki kecepatan duduk-berdiri dari kursi yang rendah. Skrining sarkopenia ini menunjukkan pentingnya deteksi dini, yang dapat membantu untuk pencegahan dan penanganan lanjutan semua orang lanjut usia yang berisiko mengalami sarkopenia.