Devi Anggraeni Cleo
Universitas PGRI Silampari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Tumbuhan Obat Suku Sunda di Desa Mulyoharjo: Spesies dan Cara Pengolahan Devi Anggraeni Cleo; Fitria Lestari
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa Masyarakat Suku Sunda di Desa Mulyoharjo masih memanfaatkan tumbuhan obat sebagai alternatif pengobatan tradisional selain menggunakan pengobatan modern. Hal ini juga didorong dengan keterbatasan ekonomi serta kemudahan dalam membudidaya tumbuhan obat diperkarangan rumah, kondisi ini menjadikan pengetahuan etnobotani lokal tetap hidup dan relavan namun masih belum terdokumentasi secara ilmiah sehingga berpotensi hilang seiring perubahan generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendokumentasikan dan menganalisis pemanfaatan tumbuhan obat oleh Suku Sunda di Desa Mulyoharjo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-etnobotani melalui wawancara dengan Masyarakat sekitar, observasi lapangan, dokumentasi morfologi, dan identifikasi taksonomi tumbuhan. Hasil penelitian menemukan 26 spesies tumbuhan obat dari 18 famili, dengan famili Zingiberaceae dan Lamiaceae paling banyak dimanfaatkan. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun dan rimpang, dengan teknik pengolahan utama yaitu perebusan. Seluruh spesies mengandung senyawa bioaktif seperi flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid yang terbukti secara ilmiah berkhasiat sebagai antihipertensi, antidiabetes, antiinflamasi, dan antioksidan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal Suku Sunda di Desa Mulyoharjo memiliki nilai ilmiah yang kuat dan berpotensi menjadi solusi kesehatan yang terjangkau secara ekonomi dan dan mudah dibudidayakan.
Inventarisasi Spesies Yang Berpotensi Sebagai Hama Di Sawah Marga Rahayu, Lubuk Linggau Tiara Jesika; Devi Chantika; Devi Anggraeni Cleo; Destien Atmi Arisandy
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inventarisasi spesies yang berpotensi sebagai hama di sawah Marga Rahayu, Lubuk Linggau Selatan ll, dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis organisme yang dapat menggangu pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk mendata keberadaan siput kebun (Achatina fulica), belalang (Orthoptera), kaki seribu (Diplopoda), dan keong (Mollusca), di area persawahan. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, perangkap, identifikasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat kelompok yang berpotensi sebagai hama yaitu bekicot, belalang, kaki seribu, dan keong. Bekicot dan keong dapat merusak bibit padi dengan cara memakan daun muda dan batang muda padi, sementara belalang mengkonsumsi daun secara menyeluruh. Kaki seribu ditemukan merusak akar dan batang dasartanaman padi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat organisme sebagai hama, sehingga di perlukan pendekatan pengendalian hama terpadu yang selektif untuk menjaga keseimbangan ekosistem sawah.