Rines Ariska
Universitas PGRI Silampari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Lumbricus Terrestris Terhadap Kesuburan Tanah Pada Perkebunan Sawit Dan Perkebunan Sayur Di Desa Margatani Selvi Andini; Desi Tri Lestari; Rines Ariska; Destien Atmi Arisandy
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumbircus Teresstris atau cacing tanah merupakan hewan invertebrata yang tidak mempunyai tulang belakang. Cacing tanah merupakan bioindikator penting terhadap kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepadatan cacing serta menganalisis hubungan kesuburan tanah pada perkebunan sawit dan perkebunan sayur di Desa Margatani. Metode penelitian yang kami gunakan adalah Eksploratif dengan teknik wawancara,observasi di lapangan ,dan dokumentasi melalui pengamatan dikedua tempat. Karakteristik yang kami amati dalam penelitian ini meliputi jumlah cacing tanah yang ditemukan kedua lokasi tersebut, tingkat keasaman tanah (pH),suhu tanah dan kandungan bahan organik yang terdapat di lokasi tersebut. Berdasarkan data yang diperoleh peran cacing tanah terhadap perkebunan sawit tergolong kurang karena masyarakat sekitar sering menggunakan pupuk kimia,sehingga kandungan bahan organik ditanah menjadi lebih rendah, sedangkan di perkebunan sayur masyarakat masih menggunakan pupuk organik, sehingga kondisi tanah lebih subur dan lebih mendukung aktivitas cacing tanah. Bedasarkan hasil penelitian tim kami menujukkan bahwa keberadaan cacing tanah lebih banyak di perkebunan sayur daripada perkebunan kelapa sawit. Kondisi ini menunjukan bahwa perkebunan sayur memiliki lingkungan tanah yang lebih subur dan penggunaan pupuk organik yang lebih tinggi,sehingga keberadaan cacing masih tergolong baik sebagai indikator kesuburan tanah.
Identifikasi Manfaat Tumbuhan Berpotensi Upacara Adat Atau Ritual Pada Suku Jawa Di Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Rines Ariska; Fitria Lestari
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan tumbuhan dengan masyarakat. Upacara adat adalah segala kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh masyarakat dalam suatu komunitas yang dianggap sebagai bentuk kebangkitan dalam diri masyarakat. Penelitian ini dilakukan pada salah satu suku yaitu suku jawa, yang masih menjaga dan melaksanakan upacara adat salah satunya adalah temu manten yang dilakukan saat melangsungkan pernikahan. Daerah yang diteliti dan masih menggunakan tradisi temu manten yaitu desa E Wonokerto kecamatan tugumulyo. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan eksplorasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis tumbuhan apa saja yang digunakan untuk upacara adat dan manfaatnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan 20 jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan upacara adat khususnya upacara adat temu manten, dan berdasasarkan hasil yang telah dikaji bahwa bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah bunga sebanyak 30%, dan bagian lainnya yang digunakan untuk upacara adat (daun 25%, biji 25%, buah 10%, rimpang 5%, dan batang 5%). Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan para pembaca agar mengetahui berbagai jenis tumbuhan yang dijadikan sebagai bahan upacara adat terutama pada upacara adat temu manten di suku jawa kecamatan tugumulyo.