Kajian etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan tumbuhan dengan masyarakat. Upacara adat adalah segala kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh masyarakat dalam suatu komunitas yang dianggap sebagai bentuk kebangkitan dalam diri masyarakat. Penelitian ini dilakukan pada salah satu suku yaitu suku jawa, yang masih menjaga dan melaksanakan upacara adat salah satunya adalah temu manten yang dilakukan saat melangsungkan pernikahan. Daerah yang diteliti dan masih menggunakan tradisi temu manten yaitu desa E Wonokerto kecamatan tugumulyo. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan eksplorasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis tumbuhan apa saja yang digunakan untuk upacara adat dan manfaatnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan 20 jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan upacara adat khususnya upacara adat temu manten, dan berdasasarkan hasil yang telah dikaji bahwa bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah bunga sebanyak 30%, dan bagian lainnya yang digunakan untuk upacara adat (daun 25%, biji 25%, buah 10%, rimpang 5%, dan batang 5%). Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan para pembaca agar mengetahui berbagai jenis tumbuhan yang dijadikan sebagai bahan upacara adat terutama pada upacara adat temu manten di suku jawa kecamatan tugumulyo.
Copyrights © 2026