Fitria Nur Azizah
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inklusivitas Pelayanan Publik: Analisis Tematik Pengalaman Aksesibilitas Layanan Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas Fitria Nur Azizah; Lukmanul Hakim; Mochamad Faizal Rizki
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1307

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman penyandang disabilitas sebagai kelompok rentan dalam mengakses layanan administrasi kependudukan melalui program Dukcapil Ada Untukmu (DAU). Meskipun kajian pelayanan publik telah banyak berkembang, penelitian yang menempatkan pengalaman kelompok rentan sebagai fokus utama masih terbatas, khususnya dalam layanan administrasi kependudukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi naratif tematik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan catatan lapangan terhadap penyandang disabilitas sebagai partisipan utama. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema yang muncul dari narasi partisipan. Hasil penelitian menemukan empat tema utama, yaitu proses mengakses layanan, hambatan berlapis, relasi dengan aparatur pelayanan, dan makna kehadiran negara. Temuan menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan publik bagi kelompok rentan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan, tetapi juga oleh kemampuan negara mendekatkan layanan kepada masyarakat yang menghadapi hambatan mobilitas, komunikasi, dan informasi. Program DAU berkontribusi dalam membangun pelayanan yang lebih proaktif dan inklusif melalui mekanisme jemput bola. Namun, masih diperlukan penguatan pada aksesibilitas informasi dalam format yang ramah disabilitas, peningkatan kemandirian akses tanpa pendamping, pengembangan kompetensi inklusif aparatur secara berkelanjutan, serta konsistensi penyelesaian dokumen hingga diterima oleh penerima layanan.