Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar IPA pada materi perubahan wujud benda pada siswa kelas V SD Negeri 040443 Kabanjahe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 orang, dengan sampel penelitian terdiri dari 25 siswa pada kelas eksperimen dan 25 siswa pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,791 sehingga dinyatakan reliabel. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest pada kelas eksperimen sebesar 60,40 dan meningkat menjadi 91,20 pada posttest, sedangkan pada kelas kontrol nilai rata-rata pretest sebesar 47,20 dan meningkat menjadi 69,20 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 6,441 lebih besar dari t tabel sebesar 2,069 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa. Dengan demikian, model Project Based Learning dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa sekolah dasar.