Pemberian Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi dan sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Namun pemberian ASI secara eksklusif masih rendah secara global termasuk di Indonesia. Hasil observasi pemberian ASI ekslusif di Puskesmas Arso Kota tahun 2024 sebanyak 81,6%. Ibu yang tidak memberikan ASI ekslusif disebabkan bayi diberikan makanan tambahan dan susu formula sejak berusia 3 bulan karena bayi yang rewel. Pengetahuan sangat penting dalam mencegah kegagalan pemberian ASI eksklusif. Tujuan: Diketahuinya hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Arso Kota. Metode: Jenis penelitian deskriptif korelasional dengan desain cross sectional studi dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang ibu bayi bersuia 0-6 bulan menggunakan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Pengetahuan ibu bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Arso Kota tentang ASI Eksklusif sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 54 orang (75%) dan sebagian besar memberikan ASI ekslusif sebanyak 63 orang (87,5%). Terdapat hubungan pengetahuan terhadap pemberian ASI Eksklusif di Puskemsas Arso Kota (p-value = 0,004 < 0,05). Kesimpulan: Hubungan pengetahuan signifikan terhadap pemberian asi eksklusif di Puskemsas Arso Kota. Saran: melakukan penyuluhan secara berkesinambungan dalam mencegah kegagalan ASI eksklusif.