This Author published in this journals
All Journal Ebers Papyrus
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI EKSTRAK BUNGA MAWAR PUTIH (ROSA ALBA): KAJIAN FITOKIMIA DAN KAPASITAS ANTIOKSIDAN Muhammad Fitrianur Ramadansyah; Shirly Gunawan; David Limanan; Frans Ferdinal; Eny Yulianti
Ebers Papyrus Vol. 32 No. 1 (2026): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v32i1.36998

Abstract

Stres oksidatif muncul ketika tubuh terpapar ROS (Reactive Oxygen Species) dalam jumlah berlebih hingga melampaui kapasitas antioksidan di dalam tubuh. Untuk mencegah terjadinya kerusakan akibat oksidasi, kondisi ini dapat diatasi melalui penambahan antioksidan eksogen. Antioksidan eksogen dapat diperoleh dari sumber alami, termasuk tanaman herbal. Salah satu contoh tanaman yang tumbuh di wilayah Bandung (Jawa Barat) adalah bunga mawar putih (Rosa alba), yang telah dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan air aromatik dikenal dengan nama air Nesri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antioksidan pada bunga mawar putih (Rosa alba). Ekstrak dari bunga tersebut diperoleh melalui metode maserasi dengan menggunakan pelarut metanol. Uji fitokimia dilakukan dengan pendekatan semikualitatif. Uji kapasitas total antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dan dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis. Pada uji fitokimia didapatkan ekstrak bunga mawar putih (Rosa alba) mengandung glikosida, kumarin, saponin, kuinon, fenolik, antosianin, betasianin, alkaloid, flavonoid, kardioglikosida, steroid, tanin, dan terpenoid. Diperoleh ekstrak bunga mawar putih (Rosa alba) memiliki kapasitas antioksidan dengan metode DPPH (IC50 = 100,444 µg/mL), dengan metode ABTS (IC50 = 13,481 µg/mL), dengan metode FRAP (IC50 = 20,106 µg/mL). Sehingga dapat disimpulkan ekstrak bunga mawar putih (Rosa alba) berpotensi sebagai agen antioksidan.