Muhammad Naufal Humam
Universitas Muhammadiyah Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mekanisme Respons Imun Terhadap Infeksi: Tinjauan Literatur Muhammad Naufal Humam; Dwintha Lestari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.255

Abstract

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan parasit merupakan salah satu penyebab utama gangguan kesehatan yang dapat memicu aktivasi sistem imun sebagai mekanisme pertahanan tubuh. Respon imun melibatkan kerja sama antara imunitas bawaan (innate immunity) dan imunitas adaptif (adaptive immunity) dalam mengenali, mengendalikan, serta mengeliminasi patogen. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme respon imun terhadap infeksi berdasarkan berbagai literatur ilmiah. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelusuran artikel dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect yang diterbitkan pada tahun 2015–2025. Literatur dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi mekanisme imunitas bawaan, imunitas adaptif, interaksi sel imun, dan mekanisme immune escape yang dimiliki berbagai patogen. Hasil kajian menunjukkan bahwa imunitas bawaan berperan sebagai garis pertahanan pertama melalui pengenalan patogen, aktivasi inflamasi, fagositosis, sistem komplemen, dan pelepasan sitokin. Selanjutnya, imunitas adaptif diaktifkan melalui limfosit B dan limfosit T untuk menghasilkan antibodi spesifik dan mengeliminasi sel yang terinfeksi. Selain itu, beberapa patogen mampu menghindari respons imun melalui mekanisme immune escape, sehingga memengaruhi efektivitas pertahanan tubuh. Dengan demikian, respon imun terhadap infeksi merupakan proses yang kompleks dan terintegrasi antara imunitas bawaan dan adaptif dalam mempertahankan homeostasis serta melindungi tubuh dari infeksi.