Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Client Design Demands on Sleep Quality of Architectural Consultant Office Employees(Case Study: at Pt Narendra Karya) Alfina Hafidhoh; Ema Mayasari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.260

Abstract

Client design demands are one of the most common work demands faced by employees in architectural consulting firms. Design diversity, frequent changes in requirements, stringent quality control, and deadline pressures can increase mental stress and potentially impact employee sleep quality. This study aimed to explore the relationship between client design demands and sleep quality among employees at the PT Narendra Karya Architectural Consulting Firm. The methodology employed was a quantitative, observational, and analytical design with a cross-sectional approach. The sample size for this study was 33 employees, selected using a total sampling method. Information regarding client design demands was obtained through a questionnaire developed based on the Job Demands-Resources (JD-R) framework, while the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) was used to measure sleep quality. Data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis using the Spearman Rank test, and multivariate analysis using logistic regression. The findings indicated a significant relationship between client design demands and employee sleep quality (p = 0.021). The Exp(B) value of 1.621 indicates that increasing client design demands increases the likelihood of sleep quality problems. The results of this study indicate that the greater the design demands faced by employees, the higher the risk of their sleep quality declining. Therefore, companies should implement more planned workload management by setting achievable work targets, systematically organizing design revision processes, and efficiently managing deadlines to maintain employee health and sleep quality.
Hubungan Perilaku 3M (Menutup, Menguras, Mengubur) Plus dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Trenggalek Vina Febrianita; Setyo Budi Susanto; Ema Mayasari; Panca Radono
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.274

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala utama DBD meliputi demam tinggi selama 2–7 hari dan dapat disertai manifestasi perdarahan, seperti munculnya bintik-bintik merah pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan perilaku 3M Plus dengan kejadian DDB di Wilayah Kerja Puskesmas Trenggalek. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan 48 kelompok kasus dan 48 kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku 3M Plus tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD (p=0,285; OR=0,481). Dengan demikian, perilaku 3M Plus dalam penelitian ini tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Trenggalek. Upaya pencegahan DBD tetap perlu dilakukan melalui penerapan perilaku 3M Plus secara konsisten serta peningkatan kebersihan lingkungan masyarakat.