Bofandra Muhammad
Universitas Andalas, Padang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengukuran Kinerja RPJMD dalam Mendukung Capaian Sustainable Development Goals Pilar Lingkungan Bofandra Muhammad; Suhairi Suhairi
Dinasti Accounting Review Vol. 4 No. 1 (2026): Dinasti Accounting Review (July - August 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dar.v4i1.3654

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur kinerja pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesisir Selatan periode 2021–2026 dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada pilar pembangunan lingkungan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis sinkronisasi target kinerja RPJMD dengan target SDGs pilar lingkungan (Tujuan 6, 11, 12, 13, 14, dan 15), mengevaluasi realisasi target yang telah diselaraskan, serta menilai kinerjanya. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen RPJMD, LKIP, LPPD, dan LKPJ, kemudian dianalisis menggunakan matriks penilaian kinerja yang mengukur empat variabel: ketersediaan rencana (R), anggaran (A), program (P), dan hasil (H). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 56 target SDGs pilar lingkungan, terdapat 27 target (48,21%) yang tersinkronisasi dengan RPJMD. Dari perspektif penilaian kinerja, 29 target (51,79%) tidak direncanakan, 3 target (5,36%) direncanakan namun tidak dianggarkan/diprogramkan, 9 target (16,07%) direncanakan, dianggarkan, diprogramkan namun hasil tidak diukur, 13 target (23,21%) telah diukur namun belum optimal, dan hanya 2 target (3,57%) yang diukur secara optimal. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja meliputi faktor internal (proses penentuan prioritas, kesenjangan pengukuran indikator, komitmen organisasi, keterbatasan data, dan kewenangan daerah) serta faktor eksternal (partisipasi masyarakat, keterbatasan fiskal, bencana alam, dan kondisi geografis).