Victoria Yulianto Nugroho
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan E-LKPD Berbasis Metakognisi dan Pengaruhnya terhadap Pemahaman Konsep dan Sikap Ilmiah Peserta Didik SMA pada Materi Ikatan Kimia Victoria Yulianto Nugroho; Jaslin Ikhsan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5139

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep dan sikap ilmiah peserta didik pada materi ikatan kimia serta masih terbatasnya penelitian mengenai penerapan pendekatan Metakognisi yang terencana dalam pembelajaran, menunjukkan perlunya sebuah pengembangan bahan ajar yang mendorong keterlibatan aktif dan kesadaran proses berfikir peserta didik yaitu berupa LKPD elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk: menentukan karakteristik produk pengembangan berupa E-LKPD berbasis Metakognisi; menentukan kelayakan produk; Menganalisis ada tidaknya perbedaan pemahaman konsep dan sikap ilmiah peserta didik. Menentukan sumbangan efektif produk pengembangan terhadap sikap ilmiah dan pemahaman konsep. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan ADDIE dengan tahapan utama yaitu analisis awal (Analyze), perancangan produk (Design), pengembangan produk (Develop), penerapan dalam pembelajaran (Implementation) dan uji efektivitas produk (Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : produk yang dikembangkan, memiliki karakteristik yaitu disajikan dengan berbantuan Flip Pdf. Terdapat perbedaan yang sangat signifikan, pemahaman konsep dan sikap ilmiah peserta didik dengan nilai signifikansi sebesar < 0,005. Diperoleh sumbangan efektif sebesar 19,4% terhadap pemahaman konsep dan 14,3 % terhadap sikap ilmiah. Diperoleh sumbangan efektif terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah secara simultan dengan kategori tinggi yaitu sebesar 30,5 %. Sehingga dapat disimpulkan produk yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran kimia pada materi ikatan kimia serta memiliki sumbangan efektif yang tinggi terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengimplementasikan produk pada cakupan sekolah dan jumlah peserta didik yang lebih luas sehingga diperoleh tingkat generalisasi produk yang lebih baik.