Yutri Mardianis
Universitas Negeri Padang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Media Busy Book Pada Murid Dengan Disabilitas Intelektual Ringan Yutri Mardianis; Arisul Mahdi; Antoni Tsaputra; Yosa Yulia Nasri
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i2.3718

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami seorang murid dengan disabilitas intelektual ringan kelas VI di SLB Negeri 1 Muaro Sijunjung yang mengalami kesulitan dalam membaca kata berpola KV-KV. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca kata berpola KV-KV pada murid dengan disabilitas intelektual ringan menggunakan media busy book.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen desain Single Subject Research (SSR) tipe A-B. Desain A-B dipilih untuk mengamati perubahan kemampuan membaca kata berpola KV-KV pada murid dengan disabilitas intelektual ringan melalui perbandingan data pada kondisi baseline (A) dan kondisi intervensi (B). Data dikumpulkan melalui tes dengan analisis data visual grafik yang terdiri dari analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 11 kali pertemuan yang dibagi menjadi 2 kondisi yaitu baseline (A) dan intervensi (B), dengan perolehan data 3 kali pertemuan pada kondisi baseline (A) menunjukkan konsistensi dengan persentase kemampuan 40%, 40%, 40%. Sedangkan pada kondisi intervensi (B) yang dilaksanakan selama 8 kali pertemuan, terdapat peningkatan bertahap persentase yang dicapai yaitu 70%, 80%, 80%, 90%, 80%, 90%, 90%, 90%. Berdasarkan hasil di atas disimpulkan bahwa busy book dapat meningkatkan kemampuan membaca kata berpola KV-KV pada murid dengan disabilitas intelektual ringan. Oleh karena itu, media busy book dapat terus dikembangkan dan diaplikasikan secara kreatif dalam kegiatan pembelajaran. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah subjek yang terbatas dan durasi intervensi yang relatif singkat, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas.