Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

JUAL BELI EMAS SECARA TIDAK TUNAI Susilawati, Nilda
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 2, No 2 (2017): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v2i2.1055

Abstract

Buying and selling gold in cash is a golden treasure transfer contract from someone to someone else who is done by cash or credit. the purpose of this study is to analyze the system of indirect buying and selling that occurs in society today. this research includes the type of descriptive qualitative research, by reviewing various literature literature and criticize existing problems in the field If the contract of sale and sale is done not cash in the context of gold as currency, then the sale and purchase law is forbidden because it contains elements of usury, and should only be traded gold when the contract is in cash and equal in value but if the status of gold as a commodity then the sale and purchase of gold is not cash law mubah.Keywords:  Jual beli emas, tidak tunai
POLA KEMITRAAN INISIATIF ZAKAT INDONESIA (IZI) CABANG BENGKULU DALAM PENGEMBANGAN LEMBAGA Susilawati, Nilda
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 3, No 2 (2018): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v3i2.1542

Abstract

Inisiatif Zakat Indonesia sebagai lembaga amil zakat yang menngelola dana zakat harus mampu menjaga eksistensi lembaga agar dapat memberdayakan masyarakat miskin melalui program pemberdayaan ekonomi. Tujuan penelitian menggambarkan pola kemitraan yang telah dilakukan oleh IZI dalam upaya pengembangan lembaga zakat dengan menggunakan pendekatan deksriptif kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi dengan hasil penelitian diperoleh bahwa pola kemitraan yang dikembangkan oleh Inisiatif Zakat Indonesia Cabang Bengkulu berupa pola kemitraan dengan masyarakat, dunia usaha, pemerintah, media dan  dunia akademik serta lembaga lainnya.
Zakat Community Development Program Through A Zakat Village Index Approach Susilawati, Nilda; Sunarto, Andang; Rohimin, Rohimin
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 23, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v23i2.6295

Abstract

This research is motivated by the level of poverty that exists in the District of Sukaraja, Seluma Regency. It is necessary to have a community empowerment program through the zakat community development program. The zakat community development program is a form of community empowerment program in certain villages to enliven or develop the potential of the community through creative industries that produce superior products. Thus, the community is able to be economically independent. The method used is a field research with a descriptive qualitative mixed approach with quantitative using the Zakat Village Index (Indek Desa Zakat/ IDZ). The data consists of primary and secondary data and data collection techniques through observation, questionnaires and interviews with sources and research informants from competent parties. From the results of the study, it was found that in Sukaraja District, there was one village prioritized to be assisted with an IDZ score in the range 0.21-0.40, 13 villages could be considered to be assisted with an IDZ score in the range 0.41-0.60 and 7 villages were less prioritized to be assisted with IDZ scores in the range of 0.61-0.80 through the zakat program. With the zakat community development program in the form of home industry business development programs, animal husbandry and agricultural or plantation businesses. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat kemiskinan yang terjadi di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma, maka perlu program pemberdayaan masyarakat melalui program zakat community development. Program zakat community development ini merupakan salah satu bentuk program pemberdayaan sekelompok masyarakat pada desa tertentu untuk menghidupkan atau mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat melalui industri kreatif yang menghasilkan produk unggulan. Sehingga masyarakat mampu mandiri secara ekonomi. Metode yang digunakan adalah field reseach dengan  pendekatan mixed kualitatif deskriptif dengan kuantitatif menggunakan Indeks Desa Zakat (IDZ). Data terdiri dari data primer dan sekunder dan teknik pengumpulan data melalui observasi, angket dan wawancara dengan sumber dan informan penelitian berasal dari pihak yang berkompeten. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa di Kecamatan Sukaraja terdapat 1 desa diprioritaskan untuk dibantu dengan score IDZ berada pada range 0,21-0,40, 13 desa dapat dipertimbangkan untuk dibantu dengan score IDZ pada range 0,41-0,60 dan 7 desa kurang diprioritaskan untuk dibantu dengan score IDZ pada range 0,61-0,80 melalui program zakat. Dengan program zakat community development berupa program pengembangan usaha home industri, peternakan dan usaha pertanian atau perkebunan.
Cultural Interaction of Bengkulu City Communities with Muhammadiyah Education in History Context Novriadi, Dedy; Misbah, Siti; Syubli, Syubli; Susilawati, Nilda
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 8 No. 2 (2024): July-December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v8i2.8569

Abstract

Abstract This research aims to analyze the interaction between the culture of the people of Bengkulu City and Muhammadiyah education from a historical perspective, especially related to the controversy over the acceptance of religious purification teachings and the contribution of Muhammadiyah education to traditions that have long existed in society. This research was carried out using a historical approach through information from the figures involved and knowing the history of the development of Muhammadiyah education in Bengkulu City and several other primary and secondary sources. The study results found that Muhammadiyah education in Bengkulu City began with a debate between Muhammadiyah figures and kaum tuo (the old generation). Muhammadiyah's teachings focus on the purification of Islamic teachings in the culture of the Bengkulu City community, which contained many mystical and polytheistic (shirk) elements. Finally, the approach of Muhammadiyah figures led to cultural interaction with Islamic teachings as long as they did not conflict with Islamic teachings in religious activities, death, marriage, art, music, and curriculum in Muhammadiyah educational institutions through local cultural content. This research has implications for developing a curriculum based on local cultural values ​​so that it can improve character and identity among students.   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis interaksi antara budaya masyarakat Kota Bengkulu dengan pendidikan Muhammadiyah dalam perspektif sejarah, khususnya terkait dengan kontroversi penerimaan ajaran pemurnian agama dan kontibusi pendidikan Muhammadiyah terhadap tradisi yang telah lama ada di masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan sejarah melalui informasi dari tokoh-tokoh yang terlibat dan mengetahui sejarah perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Kota Bengkulu dan beberapa sumber primer dan sekunder lainnya. Hasil penelitian menemukan bahwa awal masuknya pendidikan muhammadiyah di Kota Bengkulu menjadi perdebatan antara tokoh muhammmadiyah dan kaum tuo (generasi tua) karena ajaran Muhammadiyah menginginkan adanya pemurnian ajaran Islam pada budaya masyarakat Kota Bengkulu yang banyak mengandung unsur mistik dan kesyirikan, dengan pendekatan tokoh Muhammadiyah akhirnya terjadi interaksi budaya dengan ajaran Islam sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dalam aktivitas keagamaan, kematian, perkawinan seni, musik dan kurikulum di lembaga pendidikan muhammadiyah melalui muatan budaya lokal. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan kurikulum yang berbasis nilai budaya lokal agar mampu meningkatkan karakter dan identitas di kalangan siswa.
PENGARUH CUSTOMER VALUE DRIVERS TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG PEMBANTU BENGKULU AMPERA MANNA Erpina, Anita; Susilawati, Nilda; Polindi, Miko
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).27949

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Customer Value Drivers terhadap kepuasan nasabah pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Bengkulu Ampera Manna. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Customer Value Drivers berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah, dibuktikan dengan nilai T hitung>T tabel (72,314 > 1,984) dan nilai signifikansi < 0,001 < 0,05. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,982 menunjukkan bahwa variabel Customer Value Drivers mampu menjelaskan pengaruh terhadap kepuasan nasabah sebesar 98,2%, sedangkan sisanya sebesar 1,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik nilai yang dirasakan nasabah, maka semakin tinggi tingkat kepuasan nasabah pada Bank Syariah Indonesia KCP Bengkulu Ampera Manna.