Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ECO FRIENDLY, BRIGHTER FUTURE, THROUGH SUSTAINABLE WASTE MANAGEMENT: EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN DI SMP NEGERI 3 MANGGIS, DESA ANTIGA, KABUPATEN KARANGASEM I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi Pinatih; Made Kalpika Pradnyaswari; Katarina Maria Gelu Unaraja
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5713

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang saat ini melanda hampir seluruh wilayah di Provinsi Bali. Pengelolaan sampah berkelanjutan (sustainable waste management) menjadi solusi yang digencarkan berbagai negara di seluruh dunia. Pengelolaan sampah berbasis hulu tersebut menekankan pada kemampuan masyarakat untuk mengolah sampah menjadi produk inovatif. Proses edukasi dalam pengelolaan sampah tersebut harus dimulai sejak dini, terutama di bangku sekolah. Observasi lapangan telah menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMP Negeri 3 Manggis belum memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola sampah berkelanjutan melalui metode Ecobrick. Melalui kegiatan penyuluhan dan praktik pengelolaan sampah berbasis Ecobrick diharapkan semakin meningkatkan pemahaman, kepekaan, dan ketrampilan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Implementasi Kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Untuk Mengendalikan Alih Fungsi Lahan di Kota Denpasar Katarina Maria Gelu Unaraja; Dewa Ayu Trisna Adhiswari Wedagama; Ni Wayan Widhiasthini; Dewa Ayu Putu Adhiya Garini Putri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20681

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan meningkatnya konversi lahan pertanian di kota Denpasar terutama di Subak Sembung yang menyebabkan luas sawah menurun dan mengancam ketahanan pangan. Kebijakan Lahan Pertanian untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan (LP2B) dirancang untuk mengatur konversi lahan namun masih ada beberapa masalah yang menghalangi pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan LP2B dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambatnya. Metode kualitatif deskriptif digunakan, dengan mengandalkan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn (1975), yang menggunakan enam indikator sebagai alat ukur. Studi ini menunjukkan bahwa kebijakan LP2B di Kota Denpasar belum diimplementasikan secara efektif. Hal ini terutama berkaitan dengan komunikasi antar organisasi, masalah sumber daya, dan tekanan sosial-ekonomi dan lingkungan yang menyebabkan konversi lahan. Kurangnya sumber daya, pengawasan yang lemah, dan rendahnya partisipasi masyarakat merupakan beberapa faktor yang menghambat implementasi kebijakan LP2B. Selain itu juga terdapat faktor pendukung seperti regulasi yang jelas dan komitmen pemerintah mendukungnya. Studi ini menemukan bahwa untuk meningkatkan efektivitas kebijakan LP2B dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian, koordinasi yang lebih baik, peningkatan sumber daya, dan penegakan peraturan yang konsisten sangat penting.