Pramesthi Sekar Maheswari
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Perilaku Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Sektor Energi Di Indonesia Pramesthi Sekar Maheswari; Nanda Wahyu Indah Kirana
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 17 No. 03 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ( IN Progress )
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v17i03.120510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris faktor-faktor yang menjadi determinan perilaku penghindaran pajak (tax avoidance) pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Penelitian ini menganalisis pengaruh konsentrasi pelanggan, leverage, likuiditas, dan profitabilitas terhadap tindakan penghindaran pajak perusahaan pasca berlakunya UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, sampel akhir yang diperoleh berjumlah 105 data observasi panel (unbalanced panel) dari 34 perusahaan setelah melalui pembersihan data pencilan dan transformasi data. Data dianalisis menggunakan regresi data panel model Fixed Effects Robust Standard Errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pelanggan, leverage, dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (diukur dengan Cash Effective Tax Rate / CETR). Sebaliknya, profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap CETR, yang mengindikasikan bahwa profitabilitas yang lebih tinggi secara signifikan meningkatkan perilaku penghindaran pajak. Temuan ini mendukung Teori Agensi, membuktikan bahwa perilaku penghindaran pajak pada sektor energi lebih dipengaruhi oleh insentif ekonomi dari pencapaian laba dibandingkan oleh faktor struktur utang, likuiditas harian, maupun pemusatan basis pelanggan.