Mitra Bakti Zantoso
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI TATA KELOLA EKOWISATA HALAL DIKABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR Mitra Bakti Zantoso; Rumawi Rumawi; Asmarani Tri Andari
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p3

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk memeriksa bagaimana ekowisata halal diterapkan di Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai konsep ekowisata halal diterapkan dalam kehidupan nyata di wilayah tersebut. Ini mencakup penyelidikan tentang langkah-langkah yang telah diambil untuk membangun infrastruktur, mendorong, memberikan pelatihan, dan menjaga pengawasan, serta berdampaknya terhadap kondisi ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan di Kabupaten Banyuwangi. Selanjunya agar dapat mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pembangunan ekowisata halal di Kabupaten Banyuwangi. Studi ini menyelidiki hal-hal yang membatasi atau menghambat pertumbuhan industri ekowisata halal. Faktor-faktor tersebut termasuk masalah regulasi, kekurangan sumber daya, kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat, tantangan pemasaran, dan masalah lingkungan dan budaya yang perlu ditangani. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum. Sementara itu data diperoleh dari wawancara dengan pemangku kepentingan, observasi di lokasi destinasi ekowisata halal, dan analisis dokumentasi mengenai kebijakan dalam pariwisata dengan aspek ekologis dan prinsip syariah. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa implementasi ekowisata halal di Kabupaten Banyuwangi menghasilkan atau menuju pada beberapa inisiatif yang berhubungan dengan nilai-nilai syariah dalam pengelolaan destinasi wisata alamnya, seperti pengembangan wisata alam yang ramah terhadap lingkungan dan meningkatnya fasilitas yang sesuai dengan prinsip-prinsip halal. Akan tetapi, masih adanya hambatan maupun kendala dalam penerapan konsep ini, termasuk yang sangat berpengaruh ialah pemahaman masih sangat terbatas mengenai ekowisata halal serta keterbatasan sumber daya dalam pengembangan infrastruktur tempat wisata.