Siti Jauhariyah Safitri
Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMBANGUN LITERASI DIGITAL SISWA MELALUI PELATIHAN MICROSOFT WORD DI SD NEGERI TIRTOMOYO Safitri Nugraheni Kusuma Arum; Siti Barokatul Khasanah; Yusuf Abdul Rouf; Weny Aleuna Hixmah; Aliyah Cholis Muarifah; Siti Jauhariyah Safitri; Mutia Mardiyanti; Vian Dwi Chalisty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62339

Abstract

Siswa sekolah dasar dituntut untuk  maju dalam perkembangan teknologi informasi  dalam lingkup literasi digital sejak dini. Namun, sebagian siswa masih mengalami keterbatasan dalam memahami penggunaan teknologi dan aplikasi pengolah kata sebagai sarana belajar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman terhadap literasi digital dan keterampilan siswa dalam penggunaan dasar Microsoft Word pada siswa kelas IV, V, dan VI Sekolah Dasar Negeri Tirtomoyo. Pelatihan Microsoft Word pada siswa kelas IV, V, dan VI Sekolah Dasar Negeri Tirtomoyo menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.  Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi literasi digital, demonstrasi penggunaan Microsoft Word, praktik langsung mengetik dan mengedit dokumen, serta turnamen pembuatan dokumen sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh 45 siswa mampu memahami literasi digital, mengenal tampilan Microsoft Word, dan mengetik dokumen sederhana dengan kategori baik. Sebanyak 35 siswa (77,8%) mampu menggunakan fitur Copy, Cut, dan Paste dengan kategori baik, 36 siswa (80,0%) mampu membuat paragraf dan pengaturan teks dengan baik, serta 38 siswa (84,4%) mampu menyisipkan gambar dan membuat shape dengan kategori baik. Selain peningkatan keterampilan teknis, siswa menunjukkan antusiasme dan motivasi belajar yang tinggi selama pelatihan berlangsung. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik langsung efektif digunakan sebagai upaya penguatan literasi digital di sekolah dasar.