Dwiky Ade Putra Zakaria
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ENHANCING DIGITAL LITERACY AND DATA SECURITY TO BUILD A SAFE, INTELLIGENT, AND EFFICIENT INFORMATION ECOSYSTEM IN SCHOOL ENVIRONMENTS Teguh Herlambang; Zuraini Othman; Reizano Amri Rasyid; Endang Sulistiyani; Moch. Sahri; Mohammad Qo'is Fathur Rohman; Dwiky Ade Putra Zakaria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62535

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan terhadap cara pelajar mengakses, mengelola, dan membagikan informasi, termasuk di lingkungan sekolah vokasional. Tanpa literasi digital dan pemahaman keamanan data yang memadai, pelajar rentan terhadap berbagai ancaman siber seperti phishing, kebocoran data pribadi, dan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kesadaran keamanan data pelajar guna membangun ekosistem informasi sekolah yang aman, cerdas, dan efisien. Kegiatan dilaksanakan di Kolej Vokasional Melaka Tengah (KVMT), Bukit Katil, Melaka, Malaysia, hasil kolaborasi antara Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM). Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi melalui ceramah interaktif dan diskusi, serta evaluasi menggunakan kuesioner pasca-kegiatan (post-test). Kegiatan diikuti oleh 59 pelajar dari kelas 1DBPP, 2DBPP, 2SBPP, dan 2BPP, dengan 51 di antaranya mengisi lembar evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat konsistensi jawaban yang tinggi pada sebagian besar item pemahaman, berkisar antara 80,4% hingga 100%, sementara seluruh peserta (100%) menyatakan sangat setuju terhadap manfaat dan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi lintas negara dalam penguatan literasi digital dan keamanan data di lingkungan sekolah.