Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMETAAN STATUS UNSUR HARA FOSFOR (P) DAN KALIUM (K) PADA LAHAN KELAPA SAWIT MENGHASILKAN DI WILAYAH PERKEBUNAN PT.KARYASUKSES UTAMA PRIMA Susanto, Ery; Listiawati, Agustina; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.8175

Abstract

Perlunya inventarisasi status unsur hara P dan K untuk mengetahui sebaran beserta luasan yang terapat di PT. KSUP merupakan latar belakang dari penelitian ini. Status unsur hara di dalam tanah dapat diketahui melalui survei langsung dan analisis di laboratorium kemudian disajikan dalam bentuk peta untuk mengetahui sebaran dan luasannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan status unsur hara P dan K yang terdapat di lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan dengan mengambil sampel tanah secara komposit yang yang kemudian dilanjutkan dengan analisis laboratorium. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0-30 cm sebanyak 32 titik sampel, yaitu 31 titik diperoleh dari blok dan 1 titik pada area sekitar kebun (hutan).Hasil penelitian menunjukkan reaksi tanah (pH) lokasi penelitian sangat asam hingga asam 3,93-4,64, P-tersedia sangat rendah hingga rendah 6,42-25,24 ppm, P-total berkriteria sangat rendah hingga sangat tinggi 2,36-93,85 ppm, K-dd berkriteria sangat rendah hingga sedang 0,04-0,45 mg/100gr dan K-total berkriteria sangat rendah hingga sedang 3,01-30,28 mg/100gr. Hasil overlay menunjukkan status dengan kriteria sangat rendah hingga rendah yang didominasi oleh status sangat rendah 249 Ha (56,28 %). Kata kunci : Pemetaan Unsur Hara, Unsur Hara Fosfor dan Kalium, Tanaman Kelapa Sawit, Sistem Informasi Geografis
PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI DECANTER SOLID DAN PUPUK MAGNESIUM TERHADAP PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT DI MAIN NURSERY PADA TANAH PMK Susanto, Ery; Listiawati, Agustina; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i4.57835

Abstract

Pemanfaatan tanah PMK sebagai media pembibitan memiliki beberapa kendala seperti tingkat kesuburan rendah. Kendala ini bisa di atasi dengan pemberian bahan organik seperti bokashi decanter solid. Penambahan magnesium juga dibutuhkan di main nursery, karena magnesium berfungsi dalam proses fotosintesis dan berbagai reaksi enzimetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis interaksi yang terbaik antara pemberian bokashi decanter solid dan pupuk magnesium terhadap pertumbuhan kelapa sawit di main nursery pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Dusun Sungai Mayam, Kecamatan Meliau, Kalimantan Barat pada tanggal 26 Oktober 2021 sampai 26 Februari 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor perlakuan, setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah bokashi decanter solid yang terdiri dari 3 taraf yaitu : 27 ton/ha, 83 ton/ha dan 139 ton/ha. Faktor kedua adalah pupuk magensium yang terdiri dari 3 taraf yaitu : 220 kg/ha, 420 kg/ha, dan 620 kg/ha, sehingga ada 9 kombinasi perlakuan. Variabel pengamatan meliputi : pertambahan tinggi tanaman, pertambahan diameter batang, jumlah pelepah daun, volume akar dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara bokashi decanter solid dan pupuk magnesium pada variabel pertambahan tinggi tanaman 2, 3, dan 4 bulan setelah tanam. Pemberian dosis bokashi decanter solid 83 ton/ha dan pupuk magnesium 420 kg/ha memberikan hasil terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan kelapa sawit di main nursery pada tanah PMK.