Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Tata Kelola Pendidikan: Supervisi Proaktif Kepala Sekolah Untuk Pembinaan Kompetensi Guru Basuni, Basuni; Malini, Rina; Julianes, Matius; Arruan, Ariantho; Warman, Warman
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 9 No. 1 (2024): June
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan analisis ini bertujuan dalam mengekplorasi peran yang dimainkan oleh supervisor kepala sekolah di dalam upaya peningkatan kemampuan profesional guru serta mengidentifikasi strategi efektif yang digunakan dalam proses tersebut. Konteks penelitian didasarkan pada pemahaman bahwa pendidikan berkualitas memerlukan pendidikan yang memiliki kemampuan profesional yang secara baik, dan supervisor kepala sekolah berperan penting dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran supervisor kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru serta strategi efektif yang digunakan oleh mereka untuk mendukung pengembangan kompetensi guru. Pendekatan penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan dengan melakukan wawancara secara kualitatif komprehensif terhadap supervisor kepala sekolah dan guru yang menjadi obyek pengamatan. Menganalisis data yang dikumpulkan  secara tematik serta diidentifikasikan susunan kalimat dan pokok pikiran terkait peran dan strategi supervisor kepala sekolah dalam upaya peningkatan kemampuan profesional guru. Diharapkan hasil penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pentingnya peran supervisor kepala sekolah terhadap upaya pembinaan guru dan juga akan memberikan wawasan yang berharga tentang strate
KEBIJAKAN EKSEKUTIF REFORMA AGRARIA DALAM PERATURAN PRESIDEN NOMOR 86 TAHUN 2018 Basuni, Basuni; Ratnawati, Elfrida
Ensiklopedia of Journal Vol 6, No 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Edisi 1 Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v6i2.2070

Abstract

The Basic Agrarian Law (UPPA) or Law No. 5/1960 was widely praised for having a major impact on Indonesian society, which was responsive and combined elements of communalism and individualism. However, UPPA has unrealized goals that are difficult to deny and most defenses regarding UPPA’s failure point to its normative and ideological nature. The purpose of this paper was to discuss studies on UPPA that focused empirically through the use of theory of public policy implementation by Sabatier dan Mazmanian (1983) related to content variables and policy context and critical implementation theory from researchers who used a bottom-up approach and reviewed the steps of implementing bureaucrats. The research method used in this study was literature study and focused on executive policies, bureaucrats’ steps and the context that covered them. The results showed that executive policy through PP No.86/2018 was not in line with the UPPA decision. The PP was contradictory, wanted to support many variables but was in line with the main objectives of agrarian reform. The implementation of UPPA as a top-down policy required the existence of a dominant actor. Even though the implementing bureaucrats had previously reduced the aim of the law to merely legalizing accounting for land negotiations which operated based on market mechanisms. The increasing number of Indonesian citizens who lived in cities creates increasingly complex land problems, regarding changed in land use and various challenges of sustainable development.Keywords: Public Policy Implementation, Agrarian Reform
Leadership Transformation: Adaptation of a Labor Service Provider Company in the Development of Green Human Resource Management (Study at PT Karya Usaha Baru Sidoarjo-East Java) Basuni, Basuni; Haryawan, Beny
Journal of Applied Business, Taxation and Economics Research Vol. 3 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : PT. EQUATOR SINAR AKADEMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54408/jabter.v3i4.282

Abstract

The purpose of this research is to understand the dynamics of leadership transformation in the development of Green HR at PT Karya Usaha Baru, as well as the strategies used to face and manage these changes. The informants in this research are the General Manager, HRD, Operational Staff, Field Coordinators and workers. The research method used a qualitative case study approach, data collection was carried out by in-depth interviews and observations. This research data analysis uses interactive data analysis. The results showed that the leadership plays an important role in the transformation process of GHRM implementation, especially related to strategy formulation. It was also found that the implementation of GHRM Pt Karya Usaha Baru has not been maximized. However, the company has implemented green employee behavior in aspects of recruitment and selection, employee training and development, compensation and benefits, organizational culture, and performance management. Some of the benefits obtained in the implementation of Green HRM are a healthier work environment, building better relationships with partners and getting a positive response by the general public as well as increasing the performance and productivity of the company.
Human Resources Transformation in Medical at Sidoarjo Citra Medika Hospital Research Haryawan, Beny; Basuni, Basuni; Kusumaningrum, Dyah Ayu Dwi
Journal of Applied Business, Taxation and Economics Research Vol. 3 No. 5 (2024): June 2024
Publisher : PT. EQUATOR SINAR AKADEMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54408/jabter.v3i5.283

Abstract

Research Aims The human resource transformation (SDM) that has taken place in the medical manufacturing sector has resulted in the formation of capabilities that are both innovative and effective, leading to an increase in the quality of services. Research is being conducted on Citra Medika Hospital in Sidoarjo because of its significant role in the Indonesian population's health. When it comes to the management of SDM, medical imaging hospitals face a unique challenge, particularly when it comes to integrating advances in medical technology with rapidly expanding patient service requirements. Citra Medika Hospital was selected because of its reputation as a forward-thinking hospital in medical technology and the management of the SDM. Furthermore, the continuous occurrence of academic degree fraud constitutes unethical behavior, which is why the decision was made to select this hospital. The purpose of this study is to gain an understanding of the internal and external dynamics that impact the management of SDM in the medical imaging hospital, as well as the strategies utilized to confront and manage changes of this nature. Using qualitative methods and descriptive analysis, this research methodology will be developed to investigate and comprehend human resources transformation at the Citra Medika Hospital in Sidoarjo
PENGARUH AMELIORAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS KUBIS BUNGA PADA LAHAN PASANG SURUT SULFAT MASAM DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR Patangahan, John; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i3.77714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dosis kombinasi amelioran yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas kubis bunga dan untuk melihat respon dua varietas kubis bunga yang terbaik terhadap pemberian kombinasi amelioran pada lahan pasang surut sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pasang surut sulfat masam Golden River Camp yang berlokasikan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya, Provinsi Kalimantan Barat pada bulan Juli sampai dengan November tahun 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah split blok yang terdiri dari 2 faktor yang diulang sebanyak 3 kali pada masing-masing perlakuan. Faktor pertama yaitu, varietas (V) terdiri dari v1 = Larissa, v2 = Snow White dan faktor kedua yaitu, kombinasi amelioran (J) terdiri dari j1 = pupuk kandang ayam + kapur, j2 = pupuk kandang kambing + kapur, j3 = pupuk kandang ayam + pupuk hayati, j4 = pupuk kandang kambing + pupuk hayati. Variabel yang diamati yaitu jumlah daun, berat segar tanaman, luas daun, berat kering tanaman, muncul bunga, diameter krop dan berat krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata dari interaksi antara varietas dan amelioran terhadap pertumbuhan kubis bunga pada tanah sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air, berbagai kombinasi amelioran memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama pada masing-masing varietas kubis bunga dan kubis bunga varietas larissa pertumbuhan dan hasilnya lebih baik dibandingkan dengan kubis bunga varietas snow white pada lahan sulfat masam.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT DI LAHAN PASANG SURUT SULFAT MASAM DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR Aditya, Dimas; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i3.81961

Abstract

Tomat (Lycopersium esculentum Mill.) merupakan produk hortikultura yang banyak digemari oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi dan dosis terbaik dari pupuk hayati dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tomat di lahan pasang surut sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang terletak di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat berlangsung pada tanggal 10 Mei "“ 17 Juli 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu pupuk hayati   terdiri dari 3 taraf perlakuan 5, 10 dan 15 ml/L air   dan   faktor kedua adalah pupuk NPK dengan 3 taraf perlakuan 300, 450 dan 600 kg/ha. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap variabel berat per buah dan berat buah per tanaman. Serta berpengaruh tidak nyata terhadap variabel tinggi tanaman, diameter batang, berat kering tanaman, volume akar, luas daun, jumlah buah per tanaman. Pemberian pupuk   berpengaruh nyata terhadap variabel berat kering tanaman, berat per buah dan berat buah per tanaman dan interaksi antara pupuk hayati dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman, berat per buah dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukan adanya interaksi antara pupuk Hayati dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tomat dilahan pasang surut sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air dan pemberian pupuk hayati sebanyak 5 ml/l + NPK 300   kg/ha memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tomat dilahan pasang surut sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air
PENGARUH DUA JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS KUBIS BUNGA PADA KEDALAMAN MUKA AIR TANAH YANG BERBEDA DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR DI LAHAN PASANG SURUT SULFAT MASAM Suduy, Oswaldy; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4210

Abstract

Cauliflower is a type of vegetable whose flower parts are used for consumption and has a high economic value. This research aims to obtain a better combination of manure and varieties for the growth and yield of cauliflower plants and to determine the effect of depth of groundwater level on the growth and yield of two varieties of cauliflower against two depths of groundwater level. This research was conducted in the tidal land of Golden River Camp Kalimas Tengah street, Mawar Hamlet, Kalimas Village, Sungai Kakap Sub-district, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province from July to November 2023. The design used in this research was a Split Block Design, which consisted of 2 factors repeated 3 times in each treatment. The first factor (main plot) is the depth of the water table (D) d1 = 20 cm, d2 = 30 cm and the second factor (sub plot) is the combination of manure and varieties (U) u1 = chicken manure + Larissa, u2 = goat manure + Larissa, u3 = chicken manure + Snow White, u4 = goat manure + Snow White. The observation variables observed in this study were the number of leaves, plant fresh weight, leaf area, plant dry weight, flower appearance, crop diameter and crop weight. Based on the results showed that chicken manure and goat manure are equally good for increasing the growth and yield of cauliflower on acid sulphate soil and the depth of the groundwater level of 30 cm was better for increasing the growth and yield of flower cabbage plants on acid sulphate soil.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA LAHAN SULFAT MASAM DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR Pratama, Rio Febry; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.85169

Abstract

Permasalahan utama tanah sulfat masam untuk budidaya tanaman adalah kandungan pirit yang terdapat pada tanah tinggi sehingga dapat menyebabkan keracunan bagi tanaman jika mengalami oksidasi, selain itu tanah sulfat masam juga memiliki pH yang rendah, miskin hara, dan kandungan Al dan Fe yang tinggi serta memiliki sifat fisik yang kurang baik. Pemberian bahan organik dan anorganik seperti pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk NPK diharapkan mampu memperbaiki struktur tanah dan menyediakan ketersediaan unsur hara untuk tanaman. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan dosis kombinasi pupuk kandang ayam dan NPK yang memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada bawang daun dengan sistem budidaya jenuh air. Penelitian dilaksanakan di Golden River Camp yang berlokasi di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, penelitian ini berlagsung sejak Maret "“ Juni 2024. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, terdiri 2 Faktor yaitu dosis pupuk kandang ayam (K) dengan 2 taraf dan dosis pupuk NPK (N) dengan 3 taraf sehingga diperoleh 6 kombinasi perlakukan dan masing-masing perlakukan diulang sebanyak 4 kali, terdiri dari 4 sampel tanaman, sehingga total tanaman yang diperoleh sebanyak 96 tanaman. Faktor pertama pemberian pupuk kandang ayam (K) terdiri dari (k1)= 5 ton/ha setara dengan 0,9 kg/petak (k2) = 10 ton/ha setara dengan 1,8 kg/petak, Faktor kedua   pemberian pupuk NPK (N) terdiri dari :   (n1) = 200 kg/ha setara dengan 3,5 g/tanaman, (n2) = 400 kg/ha setara dengan 7 g/tanaman, (n3 600 kg/ha setara dengan 10,5 g/tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini terdiri atas tinggi tanaman(cm), jumlah daun(helai), volume akar(ml), jumlah anakan, berat segar(gr), berat kering tanaman(gr). Hasil penelitian menunjukan pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk NPK tidak memberikan pengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan dan hasil tanaman Bawang Daun  kecuali pada variabel volume akar dengan dosis pupuk kandang ayam 5 ton/ha pada lahan sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air
PENGARUH KOMBINASI PUPUK AB MIX DAN PUPUK ORGANIK CAIR KOTORAN WALET TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY SECARA HIDROPONIK Wusono, Nyoman; Basuni, Basuni; Pramulya, Muhammad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.88280

Abstract

Budidaya pakcoy secara hidroponik di hadapkan dengan   masalah input produksi yang mahal seperti nutrisi AB mix yang ada di pasaran input   produksi   yang   mahal   seperti   nutrisi   AB   mix   yang   ada   di   pasaran.   Maka   dari   itu   perlu   adanya   pupuk   organik   cair   sebagai   subtitusi   alternatif   yang   dikombinasikan   dengan   nutrisi   AB   mix   hidroponik.   Pupuk   organik   yang   di   maksud   adalah   kotoran   walet,   dimana   di   daerah   Kalimantan   Barat   peternak   walet   cukup   banyak   diharapkan   kotoran   walet   tersebut   bisa   menunjang   pertumbuhan   dan   hasil   sawi   pakcoy.   Pengkombinasian   antara   konsentrasi   nutrisi   AB   mix   dengan   pupuk   organik   cair   kotoran   walet   perlu   dilakukan   untuk   mengurangi   penggunaan   AB   mix   yang   berlebihan.   Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   apakah   pupuk   organik   cair   kotoran   walet   dapat   mensubtitusi   sebagian   dari   konsentrasi   pupuk   AB   mix   terhadap   pertumbuhan   dan   hasil   tanaman   sawi   pakcoy   secara   hidroponik. Penelitian   ini   dilaksanakan   pada   bulan Mei   "“   Juni   2024   di Kecamatan   Pontianak   Selatan,   Kota   Pontianak.   Rancangan   yang   akan   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah   Rancangan   Acak   Lengkap   (RAL)   yang   terdiri   dari   4   taraf   perlakukan   tanpa   ulangan,   setiap   perlakuan   terdapat   20   sampel   tanaman   sehingga   total   terdapat   80   tanaman   yang   diamati.   Perlakuan   yang   dimaksud   adalah   P1=   AB   mix   1300   ppm   +   tanpa   POC   kotoran   walet;   P2=   AB   mix   975   ppm   +   325   ppm   POC   kotoran   walet;   P3=   AB   mix   650   ppm   +   650   ppm   POC   kotoran   walet;   P4=   AB   mix   325   ppm   +   975   ppm   POC   kotoran   walet. Variabel   pengamatan   meliputi:   tinggi   tanaman,   jumlah   daun,   panjang   akar,   berat   segar   bagian   atas   tanaman   dan   berat   kering   bagian   atas   tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan kombinasi AB Mix dan POC kotoran walet berbeda nyata dengan perlakuan AB Mix tanpa POC dapat disimpulkan bahwa   POC   kotoran   walet   tidak   dapat   mensubtitusi   pupuk   AB   Mix   terhadap   pertumbuhan   dan   hasil   tanaman   sawi   pakcoy   secara   hidroponik
PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK KANDANG DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR DI LAHAN PASANG SURUT Pramesti, Refyani; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.81110

Abstract

Kubis bunga termasuk spesies Brassica oleracea merupakan jenis tanaman sayuran yang dikonsumsi banyak masyarakat di Kalimantan Barat. Tujuan penelitian adalah mendapatkan kombinasi dosis pupuk kandang dan kapur yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada sistem budidaya jenuh air di lahan pasang-surut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan faktor tunggal. Perlakuan yang dimaksud: A= pupuk kandang kambing 20 ton + kapur 1 ton/ha, B= pupuk kandang ayam 20 ton + kapur 1 ton/ha, C= pupuk kandang kambing 10 ton + kapur 2 ton/ha, D= pupuk kandang ayam 10 ton + kapur 2 ton/ha, E= pupuk kandang ayam 10 ton + kapur 1 ton/ha, F= pupuk kandang kambing 10 ton + kapur 1 ton/ha. Variabel yang diamati: jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat segar krop, dan diameter krop. Hasil penelitian menunjukkan pemberian komposisi dosis pupuk kandang dan kapur terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 2 MST, 4 MST, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman, kombinasi dosis pupuk kandang dan kapur meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan kombinasi pupuk kandang ayam 10 ton/ha dan kapur 1 ton/ha merupakan dosis paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem budidaya jenuh air di lahan pasang-surut.