Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Kotoran Sapi sebagai Bahan Baku Biobriket: Inovasi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan di Desa Sidodadi Fikitabillah, Mochamad Hakim; Prasetia, Bagus Putra; Hermansyah, Ilham Maulana; Nada, Putri Ayu Fauzia; Rahmatika, Adinda Ismi; Syafiah, Farah Nabila; Sari, Berliana Widya; Mahrus, Wahyudi Ali; Agustin, Hafiani Meliana; Syahwal, Mohamad; Pramitasari, Noven
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2026.006.01.69

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat melalui Promahadesa Universitas Jember dilaksanakan di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, untuk mengatasi permasalahan limbah peternakan yang belum dikelola secara optimal. Mayoritas masyarakat berprofesi sebagai peternak sapi dengan produksi limbah kotoran yang tinggi dan belum termanfaatkan secara produktif. Melalui pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR), kegiatan difokuskan pada pelatihan pembuatan biobriket berbahan dasar kotoran sapi sebagai energi alternatif ramah lingkungan. Sosialisasi diikuti oleh 15 peternak dan disertai pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman setelah pelatihan. Proses pembuatan biobriket meliputi pengeringan, pirolisis, pencampuran perekat alami, pencetakan, dan pengeringan ulang. Hasil uji pembakaran menunjukkan nilai kalor 2.465 kJ/kg, yang berada dalam batas kelayakan standar biobriket. Selain menghasilkan produk energi terbarukan, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran ekologis dan kemandirian masyarakat dalam mengelola limbah peternakan. Terbentuknya kelompok kerja biobriket Desa Sidodadi serta munculnya pemimpin lokal (local leader) menunjukkan adanya perubahan sosial menuju sistem pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah peternakan melalui inovasi sederhana mampu meningkatkan nilai ekonomi, mengurangi pencemaran lingkungan, serta mendorong terwujudnya desa mandiri energi dan berwawasan lingkungan..