Christina Rachel BR Manurung
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pencegahan FOD oleh Petugas AMC terhadap Keselamatan Operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Christina Rachel BR Manurung; Eny Sri Haryati
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.8994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran unit Apron Movement Control (AMC) dalam mengawasi dan memitigasi bahaya Foreign Object Debris (FOD) guna menjamin keselamatan operasional penerbangan di area sisi udara (airside) Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang. Jenis objek FOD yang berpotensi membahayakan penerbangan di area apron meliputi material teknis/mekanis, logistik, hingga sampah akibat faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pencegahan FOD oleh petugas AMC terhadap keselamatan operasional serta mengukur besarnya tingkat kontribusi pengaruh tersebut. Landasan teori yang digunakan dibangun atas teori manajemen risiko (human error) dari Reason serta indikator keselamatan operasional airside. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan sampel jenuh berukuran 70 personel AMC dari seluruh terminal operasional. Hasil penelitian dan pengujian hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara tindakan pencegahan FOD oleh petugas AMC terhadap Keselamatan Operasional (t hitung= 13,204 > t tabel = 1,997; p-value = 0,000 < 0,05). Persamaan regresi linear sederhana yang diperoleh adalah Y = 7,435 + 1,795X, yang menunjukkan hubungan searah di mana peningkatan kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu pencegahan FOD akan meningkatkan keselamatan operasional di apron. Selanjutnya, perhitungan Koefisien Determinasi (R²) menghasilkan nilai R Square sebesar 0,719 (71,9%), yang mengindikasikan bahwa tindakan pencegahan FOD oleh petugas AMC memberikan kontribusi dominan dalam menentukan tingkat keselamatan operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, sementara 28,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.