Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Literasi Digital Berbasis Nilai Karakter untuk Membangun Perilaku Digital yang Bertanggung Jawab Sumiah Nasution; Siti Istianah; Indah Pangesti; Vinandri Hapsari; Wahyu Utama; Rini Sriyanti
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xndtke47

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan dalam mengakses informasi, berkomunikasi, dan mendukung aktivitas pembelajaran, namun juga menghadirkan berbagai tantangan dalam penggunaannya, seperti penyebaran hoaks, pelanggaran privasi, cyberbullying, dan komunikasi yang tidak etis. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan literasi digital yang tidak hanya berorientasi pada kecakapan teknologi, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi literasi digital berbasis nilai karakter untuk membangun pemahaman mengenai perilaku digital yang aman, kritis, etis, dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Darut Tafsir Al Husaini melalui tahapan pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan berupa edukasi partisipatif, diskusi, dan pembahasan studi kasus, dengan evaluasi secara deskriptif terhadap keterlaksanaan dan ketercapaian materi. Hasil kegiatan menunjukkan ketercapaian enam aspek edukasi literasi digital, meliputi keamanan dan privasi digital, identifikasi hoaks, etika komunikasi, tanggung jawab terhadap konten, pencegahan cyberbullying, dan kemampuan berpikir kritis terhadap informasi. Keenam aspek tersebut diintegrasikan dengan enam nilai karakter, yaitu kejujuran, tanggung jawab, disiplin, rasa hormat, kepedulian, dan berpikir kritis. Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan bahwa seluruh materi dan nilai karakter yang direncanakan dapat diterapkan dalam diskusi dan penyelesaian kasus digital. Kegiatan ini menghasilkan model edukasi yang menghubungkan kecakapan digital dengan nilai karakter sebagai dasar penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Di Peran Transportasi dalam Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Sugeng Riyadi; Hapsari Widayani; Vinandri Hapsari; Sri Lestario
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12120

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sektor transportasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah selama periode 2020–2023. Sektor transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas orang dan barang, memperlancar distribusi logistik, serta meningkatkan keterhubungan antarwilayah yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi regional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel yang diolah menggunakan EViews 13. Sektor transportasi direpresentasikan oleh jumlah kendaraan bermotor darat, arus barang laut, volume barang yang diangkut melalui laut, jumlah pesawat udara, dan jumlah penumpang pesawat udara. Pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja digunakan sebagai variabel hasil untuk mengukur dampak aktivitas transportasi terhadap pembangunan ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus barang laut dan jumlah penumpang pesawat udara berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, jumlah pesawat udara berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan kendaraan bermotor darat dan volume barang laut tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pertumbuhan ekonomi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, yang menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi mampu menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kontribusi sektor transportasi terhadap pembangunan regional tidak hanya ditentukan oleh besarnya aktivitas transportasi, tetapi juga oleh efisiensi operasional, tingkat pemanfaatan infrastruktur, kualitas layanan, serta keterintegrasiannya dengan sektor-sektor ekonomi produktif. Oleh karena itu, penguatan logistik maritim, optimalisasi layanan transportasi udara, peningkatan konektivitas antarmoda, serta pengembangan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan penciptaan lapangan kerja pada keempat provinsi yang diteliti.