Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pentingnya Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri di SMAN 5 Palu: Socialization of the Importance of Iron Supplement Tablets (TTD) for Young Women at SMAN 5 Palu Parmin; Ratna Devi; Badariati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6096

Abstract

Anemia menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada remaja. Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan salah cara untuk mencegahanemia, akan tetapi tingkat konsumsi TTD di Indonesia masih rendah. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tidak konsumsi TTD pada remaja putri. Anemia biasanya ditandai dengan sesak napas, tubuh merasa kelelahan, kulit pucat atau kekuningan, pusing, dan kesemutan ataupun mati rasa terhadap tangan beserta kaki.Anemia pada orang dewasa terjadi apabila kadar hemoglobinnya berada dibawah 14 gr/dl untuk laki-laki, sementara pada wanita jika kadar hemoglobinnya dibawah12 gram per desiliter. Anemia biasanya terjadi ketika seseorang kehilangan darah berlebihan, produksi sel darah merah kurang, dan sel darah merah hancur terlalu cepat. Pemicu utama anemia ialah kekurangan asupan gizi, gangguan pencernaan, penyakit kronis, trauma atau setelah operasi, riwayat keluarga, jenis kelamin, dan menstruasi berat. Jenis penelitian cross sectional, jumlah sampel sebanyak 50 siswi di SMAN 5 PALU yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratifiedrandom sampling. Variabel penelitian ialah perilaku tidak konsumsi TTD, pengetahuan, sikap, dukungan guru, dukungan keluarga, dan dukungan teman sebaya. Pengumpulan data dengan wawancara. Analisis menggunakan chi-squaredan cox regression.
Sosialisasi Pemilihan Penolong Persalinan Profesional di Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede : Socialization of the Selection of Professional Birth Assistance in the Tinggede Health Center Work Area Badariati; Ratna Devi; Mursyidah Kahiriyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i9.6159

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) adalah tenaga penolong persalinan. Setiap menit seorang perempuan meninggal karena komplikasi yang terkait dengan kehamilan dan persalinannya. dengan kata lain, 1.400 perempuan meninggal setiap hari karena kehamilan dan persalinan. Pemilihan penolong persalinan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencari pertolongan dalam menghadapi proses persalinan. Adapun tenaga penolong persalinan yakni orang-orang yang biasa memeriksa wanita hamil atau memberikan pertolongan selama persalinan dan nifas. Persentasi persalinan yang ditolong Oleh Tenaga Kesehatan yang Profesional (Dokter, Bidan dan Perawat) di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2021 meningkat menjadi 83,3% dibandingkan tahun 2020 yakni 80,1%. Hasil pengabdian: adanya peningkatan tingkat pengetahuan pengetahuan. Saat pre test dilakukan sebanyak 32 atau sebesar 64% responden yang memiliki kategori pengetahuan baik. Sebanyak 15 atau sebesar 30% responden yang memiliki pengetahuan sedang dan sebanyak 3 atau sebesar 6% responden memiliki pengetahuan kurang. Setelah dilakukan sosialisasi dan melakukan post test diperoleh hasil yakni responden dengan kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 47 atau sebesar 94% responden, dan hanya 3 responden atau sebesar 6% yang memiliki pengetahuan sedang.