Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Pemberdayaan Karang Taruna Berbasis Media Sosial : Early Marriage Prevention Through Social Media-Based Youth Organization Empowerment Ika Wulansari; Nikmatisni Arsad; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6327

Abstract

Pernikahan dini adalah permasalahan sosial yang mendesak di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dan pesisir. Data menunjukkan angka pernikahan usia anak yang tinggi di daerah dengan akses pendidikan terbatas. Artikel ini membahas upaya pencegahan pernikahan dini melalui pemberdayaan Karang Taruna dan pemanfaatan media sosial sebagai alat edukasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi koordinasi dengan aparat desa, penguatan kapasitas Karang Taruna, sosialisasi pencegahan pernikahan dini di sekolah, dan pembuatan video edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anggota Karang Taruna dan siswa tentang bahaya pernikahan dini. Dengan keterlibatan pemuda dalam pembuatan konten dan kampanye, diharapkan dapat menurunkan angka pernikahan dini di Desa Wonggarasi Tengah. Keberlanjutan program pencegahan memerlukan dukungan dari semua pihak untuk menciptakan perubahan sosial yang signifikan dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN PERILAKU SIBLING RIVALRY PADA ANAK DI SDN 1 LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Dewi Rosalinda; Sri Andriani Ibrahim; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v14i1.3917

Abstract

Sibling rivalry atau persaingan antar saudara kandung muncul karena adanya, persaingan untuk memperebutkan perhatian orang tua, hal ini biasanya terjadi pada anak yang kehilangan kasih sayang dari orang tua dan merasa bahwa saudara kandung adalah saingan. Sibling rivalry terjadi jika anak merasa mulai kurang dalam mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dimana untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang mempunyai anak lebih dari 1 di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik total sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang jumlahnya sebanyak 80 responden. Hasil peneitian kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo menunjukkan bahwa anak yang mengalami sibling rivalry sebanyak 46 anak (65,7%) dan yang tidak mengalami sebanyak 24 anak (34,3%). Hasil uji statistic Chi-Square antara variabel pola asuh dan sibling rivalry diperoleh nilai signifikan p value 0,005 dimana nilai p value < a = 0.05 (H.) diterima, artinya terdapat Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Perilaku Sibling Rivalry pada Anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu orang tua menjadi penengah, mengajarkan empati dan komunikasi, membangun lingkungan positif dan dapat memberikan solusi untuk konflik dalam menghadapi perilaku sibling rivalry.