This study aims to determine the relationship between participation in online motorcycle taxi programs (work space allocation slots) and the psychological well-being of online motorcycle taxi drivers in Surabaya, with the moderating variable of work stress experienced by online motorcycle taxi drivers in Surabaya. A quantitative approach was used. The population in this study was online motorcycle taxi drivers. Data were obtained by distributing questionnaires to 74 online motorcycle taxi driver respondents. In this study, the sample was selected using the GPower program. The measurement tools developed by the researcher used a program participation scale (20 items), psychological well-being scale (48 items), and work stress scale (40 items). The analysis used by the researcher was multiple regression analysis. The results of this study used moderated analyses (MRA) using the JAMOVI program. The results of this study indicate that program participation has a significant and negative relationship with psychological well-being with a value of (Z = 4.17; Estimate = 1.0802; p < 0.05). In addition, work stress significantly cannot moderate the relationship between program participation and psychological well-being (Z = -1.81; p > 0.05). This study shows that work stress cannot moderate or play an important role in the relationship between program participation and psychological well-being for online motorcycle taxi drivers in the city of Surabaya. Keywords: Participation, Psychological well-being, Work stress, Online motorcycle taxi drivers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara partisipasi yang mengikuti program ojek online (slot jatah ruang kerja) dengan kesejahteraan psikologis driver ojek online yang ada di kota surabaya dengan variabel moderator stres kerja yang telah dialami oleh driver ojek online dikota surabaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah driver ojek online. Data diperoleh dengan cara mengisi kuesioner yang dibagaikan kepada 74 responden driver ojek online, pada penilitian ini sampel yang digunakan menggunakan program GPower. Alat ukur yang telah disusun oleh peneliti menggunkan skala partisipasi program (20 item), kesejahteraan psikologis (48 item) dan stres kerja (40 item). Analisis yang telah digunakan oleh peneliti merupakan analisis regresi ganda. Hasil penelitian ini menggunakan moderated analyses (MRA) dengan menggunakan program JAMOVI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi program memiliki hubungan yang signifikan dan negatif dengan kesejahteraan psikologis yang memiliki nilai (Z = 4.17; Estimate = 1.0802; p < 0,05). Selain itu, stres kerja secara signifikan tidak dapat moderasi hubungan antara partisipasi program kerja dengan kesejahteraan psikologis (Z = -1,81; p >0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa stres kerja tidak dapat memoderasi atau tidak dapat berperan penting dalam hubungan partisipasi program dengan kesejahteraan psikologis bagi pengemudi ojek online di kota surabaya. Kata kunci: partisipasi, kesejahteraan psikologis, stres kerja, pengemudi ojek online.