This study originates from the phenomenon of casual romantic relationships among students college, which may influence their psychological well-being. The purpose of this research is to examine the relationship between social support and resilience with psychological well-being among students involved in such relationships. The study employed a quantitative correlational design with 150 participants from Surabaya, selected through purposive sampling. Data were collected using three psychological scales measuring social support, resilience, and psychological well-being, and analyzed using multiple linear regression. The findings revealed that social support and resilience jointly relate to psychological well-being, but only resilience independently contributes significantly to enhancing psychological well-being. These results highlight the importance of strengthening resilience to help students adapt and maintain their psychological well-being in informal interpersonal relationships. Keywords: college students; psychological well-being; resilience; relationship without status; social support Penelitian ini berangkat dari fenomena hubungan tanpa status yang banyak dialami oleh mahasiswa dan dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan resiliensi dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa yang menjalin hubungan tanpa status. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 150 mahasiswa di Kota Surabaya yang sedang menjalin hubungan tanpa status, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tiga skala psikologis yang mengukur dukungan sosial, resiliensi, dan kesejahteraan psikologis, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan resiliensi secara bersama-sama berhubungan dengan kesejahteraan psikologis. Namun, secara terpisah, hanya resiliensi yang berperan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa yang menjalin hubungan tanpa status. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan resiliensi agar mahasiswa mampu beradaptasi dan menjaga kesejahteraan psikologis dalam dinamika hubungan interpersonal yang tidak terikat secara formal. Kata Kunci: dukungan sosial; kesejahteraan psikologis; mahasiswa; hubungan tanpa status; resiliensi