Marriage presents various challenges requiring couples' adaptability. Resilience is key for married individuals to endure and manage conflicts positively. This study aims to examine the relationship between optimism and emotion regulation with resilience in married individuals. This quantitative correlational research involved 107 participants aged 19 to 60 years. Data were collected using a Likert scale-based questionnaire via Google Form. Multiple regression analysis results indicated that optimism and emotion regulation simultaneously have a significant relationship with resilience. Partially, both optimism and emotion regulation were significant positive predictors of resilience. Emotion regulation contributed more significantly to resilience compared to optimism. In conclusion, optimism and emotion regulation are crucial aspects contributing to the resilience of married individuals, enabling them to navigate relationship dynamics more effectively. Keywords: Emotion Regulation; Marriage; Optimism; Resilience Pernikahan menghadapi berbagai tantangan yang menuntut kemampuan adaptasi pasangan. Resiliensi menjadi kunci bagi individu yang sudah menikah untuk bertahan dan mengelola konflik secara positif. Penelitian ini bertujuan menguji keterkaitan antara optimisme dan regulasi emosi dengan resiliensi pada individu yang sudah menikah. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 107 partisipan berusia 19 hingga 60 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert melalui Google Form. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa optimisme dan regulasi emosi secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan resiliensi. Secara parsial, optimisme dan regulasi emosi masing-masing merupakan prediktor positif yang signifikan terhadap resiliensi. Regulasi emosi memberikan kontribusi lebih besar terhadap resiliensi dibandingkan optimisme. Kesimpulannya, optimisme dan regulasi emosi adalah aspek penting yang berkontribusi pada resiliensi individu yang sudah menikah, membantu mereka menghadapi dinamika hubungan dengan lebih baik. Kata kunci: Optimisme; Pernikahan; Regulasi Emosi; Resiliensi