Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Anak SD Tentang Bahaya Minuman Berwarna Bagi Kesehatan Ginjal Di Sekolah Dasar Negeri 14 Telaga Biru: The Effect of Education Using Animated Video Media on Elementary School Children's Knowledge About the Dangers of Colored Drinks for Kidney Health at State Elementary School 14 Telaga Biru Zihan Pratiwi Ali; Nanang Roswita Paramata; Andi Mursyidah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8259

Abstract

Gangguan fungsi ginjal pada anak-anak semakin meningkat, salah satunya akibat konsumsi minuman berwarna yang mengandung zat aditif berbahaya. Data Kementerian Kesehatan tahun 2022 mencatat lebih dari 300 kasus gagal ginjal akut pada anak-anak di Indonesia, dengan 204 di antaranya meninggal dunia. Di Provinsi Gorontalo, terdapat 10 kasus di RS Toto Kabila dan 5 kasus di RS MM Dunda Limboto selama tahun 2023–2024. Kondisi ini menunjukkan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video animasi terhadap pengetahuan siswa SD tentang bahaya minuman berwarna bagi kesehatan ginjal. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 48 siswa kelas V dan VI di SDN 14 Telaga Biru, diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test setelah pemberian edukasi melalui video animasi berdurasi 3 menit 40 detik. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi video animasi (p-value < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai dampak konsumsi minuman berwarna terhadap kesehatan ginjal.
Hubungan Peran Keluarga Dengan Keberhasilan Toilet Training Pada Anak Usia Toddler Di Wilayah Puskesmas Limboto: The Relationship Between Family Roles and the Success of Toilet Training in Toddlers in the Limboto Community Health Center Area Olganita Paputungan; Nanang Roswita Paramata; Rini Wahyuni Mohamad; Sri Yulian Hunowu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8273

Abstract

Toilet training merupakan tahap penting dalam perkembangan anak usia toddler yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama peran keluarga. Kurangnya keterlibatan keluarga dapat menyebabkan keberhasilan yang rendah dalam proses ini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubugan peran keluarga dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di wilayah Puskesmas Limboto. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian ini yakni keluarga (orang tua/wali) yang mempunyai anak usia 12-36 bulan di wilayah Puskesmas Limboto yang berjumlah 76 orang dengan teknik pengambilan sampel yakni Purposive Sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan peran keluarga dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di wilayah Puskesmas Limboto yakni p-value (0,000) yang berarti (p£0,05) dengan tingkat kemaknaan a = 0,05. Kesimpulannya, peran aktif dan responsif keluarga sangat mempengaruhi keberhasilan toilet training. Disarankan agar keluarga lebih terlibat secara konsisten dalam mendampingi dan memberikan penguatan positif kepada anak selama proses toilet training.