Melynda Hendiana
Universitas Pasundan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Sistem Coretax Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pelaporan Pajak Sasa S Suratman; Siska Maharani; Putri Ayu; Melynda Hendiana
Journal Of Accounting Management Business And International Research Vol. 5 No. 2 (2026): October 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jambuair.v5i2.8803

Abstract

Transformasi digital administrasi perpajakan menjadi strategi penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan, kualitas pelaporan pajak, dan optimalisasi penerimaan negara. Salah satu bentuk reformasi tersebut adalah implementasi Coretax Administration System (CTAS) oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai sistem administrasi perpajakan digital yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Coretax dalam meningkatkan kualitas pelaporan pajak berdasarkan studi literatur dari jurnal ilmiah, regulasi, laporan resmi, dan publikasi terkait periode 2021–2026. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui identifikasi, reduksi, klasifikasi, analisis, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Coretax berkontribusi terhadap integrasi data, efisiensi administrasi, pengurangan kesalahan pelaporan, transparansi, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak. Namun, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh stabilitas sistem, kesiapan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, dan literasi digital pengguna.
Kearifan Lokal Sunda Sebagai Landasan Etika Profesi Akuntan: Studi Tentang Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh Putri Ayu Wulan Mentari; Ridwan; Ifa Hanifa; Melynda Hendiana; Azharin Julfianingsih Adriansyah
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 2 (2024): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i2.9221

Abstract

Nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh merupakan bagian dari kearifan lokal Sunda yang menekankan pentingnya saling belajar, saling menghargai, dan saling membimbing dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini mengkaji relevansi ketiga nilai tersebut dalam etika profesi akuntan melalui pendekatan kualitatif deskriptif-interpretif. Data diperoleh dari 15 praktisi akuntansi dan keuangan melalui kuesioner terbuka dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silih asah tercermin dalam praktik review, koreksi, dan pembelajaran profesional; silih asih terlihat dalam cara menjaga hubungan kerja secara hormat tanpa mengesampingkan objektivitas; sedangkan silih asuh diwujudkan melalui pembinaan, supervisi, dan tanggung jawab terhadap kualitas pekerjaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kedekatan personal dan nilai kekeluargaan dapat menimbulkan tekanan terhadap objektivitas, namun informan tetap menempatkan bukti, standar profesi, dan regulasi sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan demikian, Tri-Silas dapat dipahami sebagai nilai yang memperkuat pelaksanaan etika profesi akuntan, bukan sebagai pengganti kode etik profesi.