p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Chemistry Notes
Luther Kadang
Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kandungan Protein pada Ampas Jagung (Zea Mays L.) dan Tepung Limbah Ikan Lele (Clarias Sp.) menggunakan Metode Kjeldahl Irene - Bhoki; Dodi Darmakusuma; Luther Kadang
Chemistry Notes Vol 8 No 1 (2026): Chem.Notes, 8 (1), 2026,
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v8i1.27115

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian dengan judul Analisis Kandungan Protein pada Ampas Jagung (zea mays L.) dan Tepung Limbah Ikan Lele (clarias Sp.) Menggunakan Metode Kjeldahl. Penelitian ini bertujuan untumenganalisis kandungan protein pada campuran ampas jagung dan tepung limbah ikan lele menggunakan metode Kjeldahl, membandingkan kualitas proteinnya dengan pellet komersial, serta menentukan formula terbaik sebagai pakan ternak babi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode Kjeldahl yang meliputi tahapan destruksi, destilasi, dan titrasi. Sampel terdiri dari 3 formula utama dengan 2 variasi pakan berbasis ampas jagung dan tepung limbah ikan lele (kepala dan tulang) dengan perbandingan komposisi 75:25, 70:30, dan 65:35 (% ), serta tiga jenis pellet komersial sebagai pembanding. Analisis dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein pada sampel berkisar antara 15,29% hingga 22,28%, dengan kecenderungan meningkat seiring bertambahnya proporsi tepung limbah ikan lele. 3. Formula yang memenuhi sebagai pakan ternak babi adalah formula A dan B yang menghasilkan kadar protein sebesar 15-20 %. Sedangkan, Formula C tidak memenuhi untuk pakan babi karena kadar protein yang dihasilkan lebih dari 20 %. Dibandingkan dengan pellet komersial, beberapa formula sampel menunjukkan kadar protein yang setara bahkan lebih tinggi. Dengan demikian, campuran ampas jagung dan tepung limbah ikan lele berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan pakan ternak babi yang bernilai gizi, ekonomis, dan ramah lingkungan.
Sistem Kondensasi Berbasis Tenaga Surya sebagai Alternatif Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Luther Kadang; Johanes Nasur; Sherlly M.F. Ledoh
Chemistry Notes Vol 8 No 1 (2026): Chem.Notes, 8 (1), 2026,
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v8i1.27178

Abstract

ABSTRAK Rumah sakit adalah sebuah institusi kesehatan yang menyediakan layanan medis, perawatan, dan pengobatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hasil samping dari aktivitas rumah sakit, tentunya akan menghasilkan limbah. Salah satu limbah utama yang dihasilkan oleh rumah sakit adalah air limbah, yang dapat menyebabkan masalah pencemaran. Persoalan ini menjadi tantangan yang harus diatasi. Salah satu alternatif untuk mengelola air limbah yaitu menggunakan sistem kondensasi. Alternatif ini merupakan pilihan yang efektif untuk mengelola air limbah menggunakan energi panas dari sinar matahari. Penelitian pada September-Oktober 2025 ini mengevaluasi kualitas air hasil kondensasi menggunakan alat berbasis tenaga surya dengan luas permukaan kondensasi 6.738,44 cm², menghasilkan rata-rata 194,8 mL air per hari dalam 7 jam. Parameter fisik (suhu, TDS) dan kimia (pH, TSS, amonia) diuji sesuai SNI yang berlaku dan dibandingkan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014. Hasil menunjukkan sistem kondensasi memiliki kemampuan untuk mereduksi suhu, TDS 99,16%, pH 21,04%, TSS 83,33% dan amonia 91,37%, membuktikan hasil kondensasi air limbah rumah sakit telah memenuhi baku mutu limbah rumah sakit sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014.