Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membentuk perkembangan kognitif,sosial emposional,dan Bahasa anak. Masa usia dini sering disebut sebagai golden age, dimana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Pembelajaran bahasa pada anak usia dini sangat penting karena dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan sosial mereka. Pelaksanaan pembelajaran Bahasa inggris pada anak usia dini merupakan upaya penting dalam mengenalkan bahasa asing sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Karena Pendidikan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional mulai diperkenalkan sedini mungkin kepada anak didik sebelum mereka menginjak usia 12 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif, desktiptif digunakan melalui observasi dikelas, kemudian mewawancarai dengan kedua guru pamong. Hasil observasi dan wawancara menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran berbahasa Inggris di Tk Sandhy Putra dilaksanakan di setiap hari satu seagai kegiatan ekstra kurikuler. Pelaksanaan pembelajaran bahasa inggris bagi anak di Tk Sandhy Putra Ende meliputi media, metode, kendala, serta solusi yang diterapkan oleh guru. Media pembelajaran yang digunakan di sekolah seperti,Tv digital untuk memaparkan video edukatif yang sesuai dengan tema pembelajaran seperti video tentang hewan atau binatang peliharaan dan sesuai dengan tema pembelajaran lainnya. Media pembelajaran lainnya seperti poster bergambar buah-buahan, hewan, angka dan poster nama-nama hari dan bulan. Penggunaan media ini untuk meningkatkan pengucapan kosa kata pada anak. Adapun media nyata yang digunakan seperti bola warna, buku, dan pensil, penggunaan media tersebut juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif dan Bahasa anak. Adapun Metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris di Tk Sandhy Putra yaitu metode bernyanyi,bercerita, bermain dan tanya jawab serta kendala dan solusi yang dihadapi oleh guru di sekolah yaitu kendala yang dihadapi adalah kurangnya motivasi dan minat anak dalam belajar Bahasa Inggris karena anak lebih suka bermain dan kendala keterbatasan dalam pengucapan kosakata serta solusi yang yang dilakukan oleh guru adalah dengan mengajak anak belajar sambal bernyanyi, dan bercerita. Hasil menunjukan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris menerapkan pendekatan fun learning berbasis permainan, lagu, dan media visual selaras dengan kurikulum merdeka yang di terapakan di Tk Sandhy Putra Ende.