Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUKURAN LINGKAR LENGAN ATAS DALAM PEMANTAUAN GIZI PADA BALITA Windiyani, Winda; Sundari, Sri Wahyuni; Nurhikmah, Tatu Septiani; Imani, Anggun Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35741

Abstract

Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2010 pada (1) menunjukkan bahwa gizi balita yang mengalami status gizi kurang secara nasional sebanyak 17,9%, sedangkan rata-rata balita yang mengalami gizi buruk sebanyak 4,9%. Dampak dari efek negatif gizi buruk pada anak dapat menyebabkan berbagai penyakit diantaranya pertumbuhan tinggi badan terhambat dan mudah terserang penyakit serta tingkat kecerdasan yang menurun dan dapat menyebabkan kematian pada anak, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pengukuran lingkar lengan atas. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini sebagai salah satu deteksi penyimpangan pertumbuhan yang dapat menyebabkan stunting. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengukur tinggi badan anak kemudian memberikan penyuluhan terkait gizi kepada ibu yang dilakukan di posyandu. Hasil pengukuran tinggi badan didapatkan anak rata-rata memiliki lingkar lengan atas sesuai dengan usia
EDUKASI DAN WORKSHOP PENGOLAHAN MP ASI DAN PMT BAGI KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS URUG KOTA TASIKMALAYA Nurhikmah, Tatu Septiani; Novayanti, Noorhayati; Sagita, Melsa; Rachma, Widari; Euneke, Marsela
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35772

Abstract

Makanan pendamping ASI dan pemberian makanan tambahan diberikan pada bayi setelah usia 6 bulan kerena pada periode berikut produksi ASI semakin menurun sehingga asupan zat gizi dari ASI sudah tidak memenuhi kebutuhan gizi yang semakin meningkat, Usia 2 tahun merupakan kelompok rawan gizi yang akan menentukan kualitas hidup untuk memenuhi kebutuhan gizi selain dari ASI. MP-ASI yang diolah sendiri oleh ibu akan lebih baik dan lebid efisien karena terbuat dari bahan makanan yang tersedia mudah diperoleh dengan harga terjangkau oleh masyarakat, Praktik pemberian dan pengolahan makanan sangat penting untuk kelangsungan hidup pertumbuhan, perkembangan, kesehatan dan gizi bayi namun permasalahannya karena terbatasnya pengetahuan kader tentang gizi dan keterampilan dalam menyiapkan makanan untuk memenuhi gizinya dengan sumber pangan yang tersedia Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan evaluasi terjadi peningkatan dan pemahaman yang dimiliki oleh kader yang telah mengikuti kegiatan penyuluhan dan workshop pengolahan makanan sehingga kader paham tetang pentingnya pemberian makanan pendamping ASI dan mampu mengolah makanan dengan mengolah bahan pangan yang tersedia, mudah di dapat bergizi.