Rifan Eka Saputra
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Bina Karya Sepakat Rifan Eka Saputra; Dewi Retno Budiastuti
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7mepzc71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Bina Karya Sepakat, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa tenaga kerja (outsourcing). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 30 orang karyawan yang sekaligus dijadikan sebagai responden penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (sensus), mengingat jumlah populasi yang relatif kecil. Data yang terkumpul dianalisis melalui uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program IBM SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 (<0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,779. Lingkungan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,038 (<0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,195. Secara simultan, motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (<0,05) dan nilai F hitung sebesar 9,077. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,358 menunjukkan bahwa 35,8% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh motivasi kerja dan lingkungan kerja, sedangkan sisanya sebesar 64,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.