Syahrani Syahrani
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada Cafe Toko Kopi Daeng di Banjarmasin Latifah Latifah; Syahrani Syahrani; Purboyo Purboyo
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kshpxe13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi motivasi kerja dan lingkungan kerja, menggambarkan peran keduanya dalam mendukung kinerja karyawan, serta menganalisis kondisi ideal yang seharusnya diterapkan pada Cafe Toko Kopi Daeng di Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam bersama empat informan kunci ( Manajer dan Staf Barista ), serta dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja di Cafe Toko Kopi Daeng telah terimplementasi dengan optimal dan saling bersinergi.  Motivasi kerja didorong oleh faktor internal berupa passion di bidang kopi dan faktor eksternal berupa kesesuaian kompensasi finansial yang adil serta skema penghargaan yang variatif. Lingkungan kerja fisik yang bersih, rapi, dan representatif bagi anak muda, dipadukan dengan hubungan interpersonal yang harmonis berasaskan kekeluargaan, terbukti berkontribusi positif dan signifikan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hal ini tecermin dari konsistensi kualitas produk (cita rasa dan latte art),  tingginya kedisiplinan waktu, serta solidnya kerja sama tim (teamwork) saat menghadapi lonjakan pengunjung pada momentum acara khusus berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Manajemen disarankan untuk mempertahankan konsistensi sistem penggajian, mengalokasikan anggaran untuk  pengembangan bakat barista di tingkat regional, serta menjaga pengawasan SOP melalui diskusi dua arah yang humanis.  
Pengaruh Bauran Pemasaran 4P dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian di CV Omega Berlian Nusantara Wilayah Kalimantan Dody Marchandy Hartanto; Syahrani Syahrani; Citra Amelia
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13501

Abstract

Persaingan usaha yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif serta memberikan kualitas pelayanan yang baik guna meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran 4P dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen pada CV Omega Berlian Nusantara Wilayah Kalimantan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 konsumen yang dipilih menggunakan teknik sampling Lemeshow. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1–5, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Tahapan analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran 4P berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan koefisien regresi sebesar 0,476, nilai t hitung sebesar 5,426, dan signifikansi <0,001. Kualitas pelayanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan koefisien regresi sebesar 0,366, nilai t hitung sebesar 5,257, dan signifikansi <0,001. Secara simultan, bauran pemasaran 4P dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai F hitung sebesar 321,656 dan signifikansi <0,001. Nilai R Square sebesar 0,869 menunjukkan bahwa 86,9% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh bauran pemasaran 4P dan kualitas pelayanan, sedangkan 13,1% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan produk, harga, tempat, promosi, dan pelayanan secara terpadu untuk memperkuat keputusan pembelian konsumen.