Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Cemaran Escherichia coli Pada Ikan Lele (Clarius gariepinus) dari Dua Lokasi Budidaya di Blitar Fera Agustine Rahmawati; Arif Muttaqin; Lisa Lisdiana
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 2 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.2.17751

Abstract

Lele (Clarias gariepinus) merupakan salah satu komoditas ikan air tawar yang digemari oleh masyarakat Indonesia, termasuk di Blitar. Tingginya konsumsi masyarakat mendorong peningkatan produksi lele. Lele yang relatif tahan terhadap lingkungan kurang baik seperti air kotor, keruh, dan oksigen terbatas, sering dimanfaatkan pembudidaya untuk memudahkan pemeliharaan dengan tetap memperoleh hasil panen. Akan tetapi, kondisi tersebut berpotensi mengalami cemaran patogen termasuk Escherichia coli yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan melakukan identifikasi awal mengenai cemaran E. coli pada lele dari dua lokasi budidaya di Blitar. Sampel yang digunakan masing-masing 3 ekor lele yang berasal dari budidaya Kelurahan A dan Desa B. Pengujian cemaran E. coli menggunakan metode MPN mengacu SNI 01-2332.1-2006. Hasil uji didapatkan adanya cemaran E. coli di kedua budidaya, di budidaya Kelurahan A sebanyak 93 hingga lebih dari 1100 MPN/gram dan Desa B sebanyak 3,0 hingga 9,2 MPN/gram. Berdasarkan SNI 7388:2009, seluruh sampel lele melebihi batas maksimum cemaran E. coli sehingga tidak memenuhi standar mutu mikrobiologis ikan segar. Namun, sumber dari kontaminasi tersebut masih belum bisa ditentukan pada penelitian ini.Kata kunci: Escherichia coli, Cemaran mikrobiologis, Clarias gariepinus, Akuakultur, MPN