Populasi lanjut usia (lansia) di Indonesia terus meningkat, sementara akses layanan kesehatan promotif dan preventif bagi kelompok ini di tingkat masyarakat masih perlu diperkuat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan layanan Posyandu Lansia melalui skrining tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), dan status gizi. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 8 Juli 2026, melibatkan 25 peserta lansia yang dihadirkan oleh pihak Puskesmas sebagai perwakilan dari setiap posyandu di wilayah kerja tersebut. Skrining tekanan darah menggunakan tensimeter digital, kadar Hb diukur dengan stick Hb, sedangkan berat badan dan tinggi badan diukur oleh mahasiswa kedokteran dibantu bidan dan perawat Puskesmas. Hasil menunjukkan rerata usia peserta 69,40 ± 6,50 tahun dengan mayoritas perempuan (76,0%). Pada status gizi, 40,0% peserta berada pada kategori obesitas dan 12,0% kategori kurus. Pada tekanan darah, sebagian besar peserta berada pada kategori prehipertensi hingga hipertensi derajat 1 (32,0% dan 36,0%), sementara 8,0% berada pada kategori krisis hipertensi. Pada pemeriksaan Hb, 44,0% peserta menunjukkan hasil pada rentang anemia (40,0% ringan dan 4,0% sedang). Temuan ini menegaskan pentingnya skrining rutin di Posyandu Lansia sebagai upaya deteksi dini, disertai edukasi dan koordinasi rujukan bersama Puskesmas dan kader untuk memperkuat pemantauan kesehatan lansia secara berkelanjutan