Moh. Mul Akbar Eta Parera
Sekolah Tinggi Agama Islam Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUCATION IN INDONESIAN: A REVIEW FROM THE COLONIAL ERA TO THE REFORM ERA FROM A LEGAL PERSPECTIVE Moh. Mul Akbar Eta Parera; Ayu Fitriana
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 03 No. 3 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i3.3064

Abstract

The purpose of this study is to examine the development of education in Indonesia from the colonial era through the reform period, analyzed within the framework of legal foundations. The method employed in this article is library research, which serves to elaborate on the discussion of Indonesian education during the colonial period and the post-independence era up to the reform era, viewed from a legal perspective. The findings indicate that education in the colonial period was politically driven, primarily serving Dutch interests in exploiting Indonesia’s natural resources and economy. In contrast, during the post-independence period through the reform era, education was implemented in a structured manner and underwent several refinements, beginning with the 1947 curriculum and continuing through 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006, 2013, and culminating in the Merdeka Curriculum. In the post-independence era, education was oriented toward shaping individuals based on the principles of Pancasila and the 1945 Constitution.
PENANAMAN PENDIDIKAN BERBASIS MULTIKULTURAL DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL Moh. Mul Akbar Eta Parera; Jailani Tong
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.2417

Abstract

Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya. Kemajemukan budaya tersebut merupakan suatu keniscayaan yang kita jumpai dalam setiap masyarakat dimanapun berada. Pendididkan sebagai cara yang tepat untuk memberikan pemahaman dan penanaman dari konsep negara multikulturalisme dengan pendidikan berbasis multikulural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman pendidikan berbasis multikultural dan cara melestarikan budaya lokal sebagai identitas nasional di SDN Nunbaun Sabu Kota Kupang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman pendidikan berbasis multikultual sudah baik dengan terjalin sikap toleransi (dalam keseharian di sekolah ) dan menghindari sikap deskriminatif dengan latar belakang guru dan siswa yang beragam baik etnis maupun agama, menyediakan kelas untuk di jadikan tempat kegiatan keagamaan di setiap hari sabtu ( tausiah untuk umat islam dan kegiatan ibadah kunci usbuk untuk khatolik dan kristen). Pelestarian budaya lokal seperti peraturan mewajibkan siswa dan guru memakai rompi, sarun dan selendang tenun daerah NTT dilingkungan sekolah maupun kegiatan kernaval dan mementaskan seni tari ketika pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI setiap