Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN MINAT BACA ANAK PADA SISWA KELAS 2 DI MADRASAH IBTIDAIYAH SITI HARFAN LEUWUTUNG Muh. Amiruddin Salem; Jailani Tong; Arafik Syaif; Arisnawati A. Rahman; Hasanah Purnamasari
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v4i1.910

Abstract

Peran merupakan cara, tindakan atau usaha yang terencana dilakukan oleh seseorang untuk mencapai apa yang diinginkan. Dalam mengembangkan minat membaca perlu adanya tindakan yang dapat dilakukan oleh orang tua. Peran orang tua dalam mendidik anak yang berkaitan dengan proses membaca sangatlah penting dalam proses belajar anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mengembangkan minat baca anak pada siswa kelas 2 di MIS Siti Harfan Leuwutung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitiannya kualitatif deskriptif. Teknik pengumpuan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ; 1). Peran orang tua dalam menumbuhkan minat baca pada anak yaitu : bisa dilakukan dengan menyisihkan waktu untuk membaca dengan cara memperlihatkan kepada anak secara rutin aktifitas membaca di depan anak, selalu mendampingi anak untuk belajar agar bisa mengontrol kemampuan dan juga kesalahan-kesalahan anak dalam membaca, memberikan dorongan motivasi kepada anak tentang pentingnya membaca buku. Memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya membaca merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam menumbuhkan minat baca anak. 2). Faktor pendukung dalam meumbuhkan minat baca pada anak yaitu memanfaatkan pademi covid-19 dimana siswa dirumahkan sehingga orangtua mempunyai banyak waktu untuk selalu mendampingi anaknya dalam belajar dengan cara memberikan motivasi-motivasi, dorongan semangat, menjadi teman yang baik dan juga memberikan reward atau hadiah kepada anak. Sedangakan faktor penghambat dalam meumbuhkan minat baca pada anak yaitu faktor yang berasal dari orang tua itu sendiri, dimana kurangnya keteladanan orangtua dalam pemanfaatan waktu senggang untuk membaca dalam keluarga, juga memberi dampak terhadap minat baca anak sejak kecil. Selain itu faktor lingkungan, tersedianya buku-buku yang belum memadai dirumah dan juga fasilitas berupa perpustakaan desa sehingga anak lebih memilih untuk bermain dengan teman-teman sebayanya ketimbang membaca buku.
Metode Pembelajaran Quantum Learning, Hasil Belajar dan Pendidikan Agama Islam Mukhlis Saleh; Rahmad Bala; Muh. Amiruddin Salem; Jailani Tong
Jurnal Genesis Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Genesis Indonesia
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/jgi.v2i02.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya antusias peserta didik dalam mengikuti pelajaran pendidikan agama Islam dan dampaknya terhadap hasil belajar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Terdapat dua siklus dalam penelitian ini yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini berfokus pada penerapan metode Quantum Learning sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Subjek penelitian terdiri dari guru pendidik agama dan 23 peserta didik kelas 5 SD Persitim 2 Kupang. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan tes, dan data dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari siklus I yang berkategori cukup menjadi kategori baik pada siklus II. Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik, yaitu mencapai 82% pada siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Quantum Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam.
PENANAMAN PENDIDIKAN BERBASIS MULTIKULTURAL DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL Moh. Mul Akbar Eta Parera; Jailani Tong
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.2417

Abstract

Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya. Kemajemukan budaya tersebut merupakan suatu keniscayaan yang kita jumpai dalam setiap masyarakat dimanapun berada. Pendididkan sebagai cara yang tepat untuk memberikan pemahaman dan penanaman dari konsep negara multikulturalisme dengan pendidikan berbasis multikulural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman pendidikan berbasis multikultural dan cara melestarikan budaya lokal sebagai identitas nasional di SDN Nunbaun Sabu Kota Kupang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman pendidikan berbasis multikultual sudah baik dengan terjalin sikap toleransi (dalam keseharian di sekolah ) dan menghindari sikap deskriminatif dengan latar belakang guru dan siswa yang beragam baik etnis maupun agama, menyediakan kelas untuk di jadikan tempat kegiatan keagamaan di setiap hari sabtu ( tausiah untuk umat islam dan kegiatan ibadah kunci usbuk untuk khatolik dan kristen). Pelestarian budaya lokal seperti peraturan mewajibkan siswa dan guru memakai rompi, sarun dan selendang tenun daerah NTT dilingkungan sekolah maupun kegiatan kernaval dan mementaskan seni tari ketika pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI setiap
Hubungan Pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an dengan Pengendalian Emosi Siswa di SDIT Al-Muttaqin Kupang Jailani Tong; Asliat Hingi Guhir; Tasyrifany Akhmad
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Pembelajaran
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an dan pengendalian emosi siswa sekolah dasar di SDIT Al-Muttaqin Kupang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei korelasional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 98 siswa dari kelas IV B, V A, V B, VI A, dan VI B yang seluruhnya ditetapkan melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket skala Likert empat tingkat yang masing-masing terdiri atas delapan butir untuk variabel pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an dan pengendalian emosi. Instrumen telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pelaksanaan program tahfidz memiliki rata-rata 26,03 dengan standar deviasi 5,28, sedangkan pengendalian emosi memiliki rata-rata 25,63 dengan standar deviasi 4,97. Data kedua variabel tidak berdistribusi normal dan hubungan keduanya tidak memenuhi asumsi linearitas. Uji Spearman menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,840 dengan nilai signifikansi p < 0,001. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara pelaksanaan program, tahfidz Al-Qur’an dan pengendalian emosi siswa. Temuan ini menunjukkan adanya keterkaitan antara program tahfidz dengan perkembangan pengelolaan diri dan emosi siswa, namun tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.