p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cendekia Ilmiah
Intan Nur Septiani
Universitas Islam 45 Bekasi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dimensi dan Strategi: Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan di Indonesia Ade Hidayat; Khaidir Rozi; Intan Nur Septiani; Zainudin Zainudin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.14623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi-dimensi kunci dalam kualitas pendidikan di Indonesia serta merumuskan strategi yang tepat guna mengatasi kesenjangan antara cita-cita pendidikan berkualitas dengan realita di lapangan. Kualitas pendidikan merupakan faktor penentu kemajuan negara, namun skor PISA (Programme for International Student Assessment) Indonesia secara konsisten menunjukkan posisi yang kurang memuaskan, yang mengindikasikan adanya masalah serius dalam mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan menganalisis laporan penelitian dan jurnal terakreditasi untuk memetakan kesenjangan berdasarkan tiga dimensi mutu pendidikan: Input, Proses, dan Output/Outcome. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesenjangan dimensi input ditunjukkan pada kualitas guru yang rendah, dan kurikulum nasional cenderung sering berganti dan fragmentatif. Sementara pada dimensi proses kesenjangan terjadi pada pembelajaran yang didominasi oleh metode monoton dan kurang inovatif, sehingga kurang melibatkan siswa secara aktif. Adapun pada dimensi Output kesenjangan ditandai dengan kemampuan literasi peserta didik yang sangat rendah, degradasi karakter, serta adanya kesenjangan keterampilan (skill gap) antara lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Strategi yang direkomendasikan untuk mengatasi kesenjangan tersebut berfokus pada perbaikan dimensi Input, seperti: perbaikan sistem rekrutmen guru; program pengembangan SDM guru berkelanjutan; stabilitas dan penyederhanaan kurikulum; pemerataan sarana dan prasarana terutama di daerah 3T, dan Proses yang meliputi: peningkatan inovasi pembelajaran; penguatan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik manajemen (strategis dan teknis) yang menciptakan iklim kerja inklusif dan mendorong kreativitas guru di sekolah. Strategi komprehensif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas output pendidikan Indonesia agar melahirkan lulusan yang kompeten dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta mampu bersaing secara global.
Pengaruh Pengajian Rutin Guru terhadap Penguatan Karakter, Etos Kerja Islami, dan Kompetensi Pedagogik Guru Pesantren Miftahul Madaniyyah Kota Bekasi Intan Nur Septiani; Neng Siti Nurhayati; Irnie Victorynie
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.14886

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) guru di lingkungan pesantren menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan pendidikan modern, terutama dalam menjaga keseimbangan antara profesionalisme, spiritualitas, dan karakter Islami. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengajian rutin guru terhadap penguatan karakter Islami, pembentukan etos kerja Islami, dan peningkatan kompetensi pedagogik guru di Pesantren Miftahul Madaniyyah Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods explanatory sequential, diawali pengumpulan data kuantitatif melalui kuesioner, kemudian diperdalam dengan wawancara, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Data dianalisis secara statistik untuk melihat kecenderungan pengaruh, lalu diperkuat dengan temuan kualitatif untuk menggambarkan makna dan dinamika perubahan yang terjadi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian rutin guru memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter guru, meningkatkan kedisiplinan spiritual, komitmen moral, dan akhlak kependidikan. Selain itu, pengajian membangkitkan etos kerja Islami dengan menumbuhkan rasa tanggung jawab, amanah, keikhlasan, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas. Pada aspek profesional, pengajian yang dipadukan dengan refleksi dan diskusi ilmiah berkontribusi pada penguatan kompetensi pedagogik guru, terutama dalam pengelolaan kelas, penyusunan pembelajaran berbasis nilai Islam, serta peningkatan sensitivitas terhadap kebutuhan belajar santri. Temuan ini menegaskan bahwa pengajian guru tidak hanya bernilai ibadah, tetapi merupakan strategi efektif pengembangan SDM pesantren. Dengan demikian, pengajian guru layak dijadikan kebijakan strategis pembinaan berkelanjutan untuk membentuk guru yang berkarakter kuat, beretos kerja islami, dan kompeten secara profesional.