Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Prinsip Dan Kode Etik Dalam Bisnis Amalia, Lutfi; Rahmaningtiyas, Niken Faizah; Sarpini, Sarpini
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN)
Publisher : FEB Universitas Maritim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/ebismen.v3i4.2799

Abstract

Abstract. The research investigates the principles and ethical codes in business, highlighting their critical role in today's competitive environment. As businesses face increasing pressure to balance financial success with ethical conduct, the study aims to define these concepts, explore their scope, and identify key ethical principles while examining their implementation in Islamic banking. Employing a qualitative methodology, the research analyzes literature and case studies to understand the frameworks guiding ethical business practices. Findings reveal that principles such as honesty, social responsibility, and fairness are essential for fostering trust among stakeholders and enhancing corporate reputation. The implications stress the necessity for businesses to integrate these ethical codes into their operations actively, as doing so not only builds a positive public image but also contributes to long-term sustainability. Furthermore, the study identifies challenges in applying these standards, emphasizing that overcoming such obstacles is vital for creating a fair business ecosystem that benefits all parties involved.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN MELALUI OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN TEKNOLOGI MESIN PENCACAH ORGANIK DI PONDOK PESANTREN AN-NUR Wulandari, NoviDiah; Pratiwi, Nurna; Pristisahida, Adelia Octora; Guna, Miqod Adi; Amalia, Lutfi; Suroyyah, Liya; Oktariantara, Ibra; Rohmadi, Imam
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1992

Abstract

Pondok Pesantren An-Nur in Bantul, Yogyakarta, was established by K.H. Nawawi Abdul Aziz in 1978 and is a prominent Islamic educational institution that also plays a significant role in community outreach and empowerment. With a large number of students, this pesantren faces challenges in waste management, particularly with organic waste, which reaches up to 3.1 tons per day. This community service project aims to enhance waste management at Pondok Pesantren An-Nur by introducing an organic waste shredder machine to accelerate decomposition and increase maggot production used for decomposition. Through this initiative, it is hoped that there will be improvements in environmental conditions and economic benefits for the pesantren. Additionally, the program will provide practical learning experiences for students and contribute to academic dissemination. The main challenges include the large volume of waste and the need for ongoing education about environmental awareness.
PENILAIAN KETAHANAN KELUARGA TERHADAP KELUARGA GENERASI MILLENIAL DI ERA GLOBALISASI SEBAGAI SALAH SATU PONDASI KETAHANAN NASIONAL Amalia, Lutfi
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.498 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.052.08

Abstract

Today's family character is well known as millennial family because the family social environment in globalization era tends to use technology as supporting tools for daily activities such as using internet-connected smartphones to communicate between family members with social media (WhatsApp, Line, Instagram, Facebook, etc.) and to access the latest information available from all parts of the world. Patterns of family life that change because of the ease of accessing information in the use of technology raises the challenges of life that increasingly heavily in family life. Therefore, this study aims to determine the assessment of family resilience to millennial families in the era of globalization as one of the foundations of national resilience. The research method uses quantitative research to determine the assessment of family resistance to millennial families in the era of globalization. Participants in this study amounted to 115 families consisting of 47 husband respondents and 68 wife respondents. The indicators of family resilience based on family values ​​and functions are divided into three categories: physical resilience, social resilience and psychological resilience. Based on the results of the research, family resilience of millennial generation is considered quite strong because it is in the range of 67% between 88.5%. This is because millennial family generation is still running the value and family functions that become indicators of family resilience in order to create harmony and resilience in the family. Abstrak Karakter keluarga saat ini lebih dikenal dengan keluarga generasi millennial karena lingkungan sosial keluarga di era globalisasi saat ini, cenderung menggunakan teknologi sebagai alat penunjang kegiatan sehari-hari seperti menggunakan smartphone yang terkoneksi dengan internet untuk berkomunikasi antar anggota keluarga dengan media social (WhatsApp, Line, Instagram, Facebook, dll) dan untuk mengakses informasi terbaru yang ada dari seluruh belahan dunia. Pola kehidupan keluarga yang berubah karena adanya kemudahan mengakses informasi dalam penggunaan teknologi menimbulkan tantangan hidup yang semakin berat dalam kehidupan berkeluarga. Oleh karena itu suatu keluarga perlu mempertahankan nilai dan fungsi keluarga yang menjadi indicator ketahanan suatu keluarga. Karena ketahan keluarga akan menggambarkan kualitas kepribadian dan pola perilaku anggota keluarga dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat. Indikator ketahanan keluarga berdasarkan nilai dan fungsi keluarga dibedakan menjadi tiga kategori yaitu ketahanan fisik, ketahanan social dan ketahanan psikologis. Berdasarkan hasil penelitian ketahanan keluarga generasi millenial dinilai cukup kuat karena berada pada kisaran 67% antara 88.5%. Hal tersebut dikarenakan keluarga generasi millennial masih menjalankan nilai dan fungsi keluarga yang menjadi indicator ketahanan keluarga agar dapat tercipta keharmonisan dan ketahanan dalam keluarga. Kata kunci: ketahanan keluarga, keluarga generasi millennial
MENGUBAH POLA PIKIR MASYARAKAT MENJADI LEBIH PRODUKTIF Nurlaily, Sri; Tussakdiah, Haliamah; Amalia, Lutfi
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.468 KB)

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengembangkan, meningkatkan mutu dan keberlangsungan kegiatan pada bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, kelembagaan, dan pemberdayaan lingkungan. Selain itu juga memperluas program pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kemampuan melalui pemantapan fungsi keluarga. Desa Galuga Merupakan Salah satu desa Di Wilayah Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Dengan Luas wilayah 170.5 Ha Yang Terbagi Dalam 4 Dusun, 6 Rukun Warga (RW) 13 Rukun Tetangga (RT). Sasaran dalam penelitian ini dilaksanakan di kampung Moyan RT 10/RW 05, Desa Galuga, dengan jumlah penduduk 6.068 jiwa yang terdiri dari 2.723 laki-laki dan 2.898 perempuan dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 1.717 KK. Mata pencaharian masyarakat Desa Galuga di dominasi oleh buruh tani yang berjumlah 2.125 Orang. Desa Galuga secara demografis memiliki banyak potensi, diantaranya biang TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang dijadikan sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat Galuga, perkebunan, peternakan dan kewirausahaan yang dapat dioptimalkan dalam usaha untuk pembangunan desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa tersebut selama ini belum dapat dioptimalkan dengan baik oleh masyarakat sekitar. Untuk mendukung hal tersebut, perlu juga dilakukan peningkatan dibidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi sebagai dasar terbentuknya sumberdaya manusia yang berpotensi agar tercipta sumber daya masyarakat yang lebih baik
PENERAPAN SENAM SEHAT PADA LANSIA DALAM UPAYA PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KELURAHAN SUKARAME Mavliani, alvinna; Setyawan, Annaas Budi; Nurrahmawati, Alfina; Kurmiantin, Twy; Aldini, Fhauzia Iin; Fitri, Yunisah; Yusnanda, Bunga; Muzaki, Farhan; Irma, Ajeng; Amalia, Lutfi; Ridwan, Muhammad
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan asam urat merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup jika tidak dikendalikan dengan baik. Aktivitas fisik teratur menjadi salah satu upaya nonfarmakologis yang efektif untuk menjaga kesehatan lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesadaran lansia dalam menjaga kesehatan melalui Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berupa senam sehat lansia. Kegiatan dilaksanakan di posyandu Azzikra, dengan peserta sebanyak 25 orang lansia yang memiliki riwayat penyakit tidak menular. Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan sederhana (tekanan darah dan gula darah sewaktu), pelaksanaan senam sehat berdurasi ±30 menit. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebugaran dan semangat peserta, disertai penurunan tekanan darah dan kadar gula darah sewaktu pada sebagian lansia, walaupun bersifat sementara. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan berharap kegiatan serupa dilakukan secara rutin. Kegiatan TAK senam sehat terbukti memberikan manfaat fisik, sosial, dan psikologis bagi lansia, sehingga dapat dijadikan program berkelanjutan dalam mendukung upaya promotif dan preventif terhadap penyakit tidak menular di masyarakat.