Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN KOMPETENSI BAHASA INDONESIA AKADEMIK BAGI SISWA SMP PGRI 5 SEMARANG Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Mukhlis Mukhlis; Sunarya Sunarya; Rawinda Fitrotul Mualafina; Siti Ulfiyani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i7.%p

Abstract

SMP PGRI 5 Semarang memiliki visi yang salah satu tujuannya adalah memfokuskan terwujudnya siswa yang mampu mengkreasikan idenya secara tertulis. Kondisi yang masih menjadi tantangan atas visi dengan tujuan tersebut adalah bahwa dominasi penggunaan bahasa oleh siswanya adalah penggunaan pada media sosial yang sebagian besar bahasanya berupa bahasa gaul. Dengan demikian, siswa belum menggunakan ragam bahasa yang tepat dalam komunikasi akademik secara optimal, misalnya menggunaan ragam informal dalam tugas akademik. Tantangan lainnya adalah bahwa siswa secara kontinuan belum memperoleh pembiasaan dan pendampingan penggunaan bahasa akademik yang bersifat sistematis sehingga kemampuan bahasa siswa menjadi kurang mendalam dan cenderung dangkal. Dampaiknya, kesempatan mereka mengenal penggunaan bahasa yang formal menjadi sedikit dan menimbulkan kesan kaku dan tidak lazim. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, dirumuskan serangkaian solusi yang dapat membantu siswa menguatkan kompetensi bahasa Indonesia akademiknya, baik secara lisan maupun tulis. Solusi yang ditawarkan di antaranya sosialisasi, pelatihan, praktik, dan evaluasi. Keempat metode tersebut diplih untuk digunakan dengan harapan dapat menignkatkan kompetensi bahasa Indonesia siswa, baik secara lisan maupun tulis. Keempatnya berorientasi pada perubahan dan peningkatan nyata atas kemampuan bahasa siswa. Kegiatan pengabdian efektif dilaksanakan dengan indikator peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest yang dikerjakan peserta pada awal dan akhir kegiatan. Nilai rata-rata peserta yang semula 74,79 pada saat pretest meningkat menjadi 94,62 pada posttest, atau bertambah sebesar 19,83 poin (26,51%). Peningkatan ini mengindikasikan bahwa materi yang disampaikan dan pelatihan yang diberikan dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Dengan demikian, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini mampu membantu peserta memahami etika komunikasi akademik dan kaidah kebahasaan sebagai bagian penting dari kompetensi komunikasi akademik.