Limbah minyak goreng berkas atau used coconut oil merupakan limbah yang dihasilkan dalam rumah tangga terkait pemakaian minyak goreng. Kurangnya pengetahuan dan informasi mengenai pemanfaatan limbah minyak goreng bekas menyebakan permasalahan Kesehatan dan juga lingkungan sekitar. Maka dari itu, dilaksanakan pengabdian Masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan limbah minyak goreng bekas. Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan, berfokus pada subjek yakni kelompok pengajian muslimat yang juga merupakan ibu rumah tangga yang dalam kegiatan sehari-harinya menghasilkan limbah minyak goreng bekas setiap harinya. Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru menjadi pilihan kegiatan pengabdian. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan melaksanakan sosialisasi dan pendampingan kepada warga masyarakat Desa Plosokandang khususnya kelompok pengajian muslimat. Selain itu, tim pengabdian melakukan kerja sama dengan pihak ketiga dalam proses sosialisasi dengan tujuan agar masyarakat sadar dan peduli bahwa limbah minyak goreng bekas dapat dimanfaatkan menjadi barang dengan nilai ekonomis yang tinggi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan telah memberikan manfaat dan dampak yang cukup signifikan kepada masyarakat di Desa Plosokandang. Limbah minyak goreng bekas yang dihasilkan dapat dijual kembali dan memberikan pendapatan kepada mereka, selain pencemaran ke lingkungan sekitar dapat diminimalisir. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara berkelanjutan, agar potensi pemanfaatan limbah minyak goreng bekas dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang